Main Agenda: Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Cek Daftarnya
arga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Cek Daftarnya Main Agenda - Jakarta, Liputan6.com - Pada hari ini, Rabu (17/6/2026), harga emas yang ditawarkan oleh PT
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Cek Daftarnya
Main Agenda – Jakarta, Liputan6.com – Pada hari ini, Rabu (17/6/2026), harga emas yang ditawarkan oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) sedikit meningkat. Dalam laporan terbaru dari logammulia.com, harga emas Antam mencapai Rp 2.733.000 per gram, naik sebesar Rp 4.000 dibandingkan hari sebelumnya yang ditetapkan di Rp 2.729.000 per gram. Selain itu, harga buyback emas Antam juga mengalami kenaikan ke Rp 2.514.000 per gram. Perubahan ini menunjukkan dinamika pasar yang terus bergerak, sejalan dengan perkembangan ekonomi global yang menjadi sorotan Main Agenda.
Kenaikan Harga Emas dan Konteks Pasar Global
Dalam konteks sejarah, harga emas Antam pernah mencapai puncaknya pada Kamis 29 Januari 2026, dengan level Rp 3.168.000 per gram. Namun, harga buyback emas Antam saat ini berada di Rp 2.989.000 per gram. Data ini diambil dari situs resmi Logam Mulia, unit bisnis Antam, yang terkenal andal dalam menyajikan informasi terkini dan akurat. Main Agenda memperhatikan pergerakan harga emas ini sebagai indikator penting bagi investasi logam mulia di pasar lokal.
Kenaikan harga emas hari ini dipengaruhi oleh berbagai dinamika pasar global. Selasa (17/6/2026), harga emas dunia menguat seiring pelonggaran ekspektasi kenaikan suku bunga yang diterapkan The Federal Reserve (The Fed) tahun ini. Pasar mulai optimis setelah tercapainya kesepakatan damai sementara antara Amerika Serikat dan Iran, yang berdampak pada penurunan harga minyak dan pengurangan kekhawatiran inflasi. Main Agenda mencatat bahwa perjanjian ini memainkan peran signifikan dalam menstabilkan harga logam mulia di berbagai pasar.
Dikutip dari CNBC, harga emas spot naik 0,8% menjadi US$ 4.338,97 per ons troi. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS menguat 0,1% ke US$ 4.354,40 per ons troi. Kesepakatan sementara yang diumumkan Presiden Donald Trump memperpanjang gencatan senjata sebelumnya selama 60 hari tambahan, termasuk pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur strategis yang sebelumnya diblokade Iran. Main Agenda melihat peluang ini sebagai momentum positif bagi keputusan kebijakan moneter AS.
“Pencapaian kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran menjadi faktor utama yang mendukung kenaikan harga emas dalam dua sesi terakhir,” kata David Meger, Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures. Menurut Meger, keberhasilan perjanjian ini berdampak signifikan pada pasar, terlihat dari penurunan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed di Desember menjadi sekitar 58%, turun dari 70% sebelumnya. Penurunan harga minyak Brent ke bawah US$ 80 per barel juga memperkuat sentimen positif terhadap emas sebagai aset lindung nilai.
Harga Emas Antam Terkini dan Perbandingan Global
Berikut daftar harga emas Antam terkini: – Harga emas Antam hari ini: Rp 2.733.000 per gram – Harga buyback emas Antam: Rp 2.514.000 per gram – Harga emas tertinggi sepanjang sejarah: Rp 3.168.000 per gram (29 Januari 2026) – Harga emas spot global: US$ 4.338,97 per ons troi – Kontrak berjangka emas AS: US$ 4.354,40 per ons troi – Harga perak: US$ 70,51 per ons troi (naik 0,7%) – Harga platinum: US$ 1.812,76 per ons troi (naik 2,7%) – Harga paladium: US$ 1.360,75 per ons troi (naik 0,9%)
Main Agenda menyoroti bahwa harga emas Antam tetap menjadi referensi utama bagi masyarakat Indonesia dalam berinvestasi logam mulia. Dengan harga yang stabil di kisaran Rp 2.700.000-an per gram, Antam menggambarkan dinamika pasar lokal yang terhubung langsung dengan kondisi ekonomi global. Dalam konteks ini, penggunaan emas sebagai aset lindung nilai semakin populer, terutama dalam kondisi ketidakpastian ekonomi seperti saat ini.
Kenangan harga emas tertinggi sepanjang sejarah pada 29 Januari 2026 menjadi bahan pertimbangan bagi investor. Meski kenaikan hari ini relatif kecil, Main Agenda memperkirakan bahwa fluktuasi harga emas akan terus berlangsung, dipengaruhi oleh kebijakan moneter, perang dagang, dan ketersediaan pasokan minyak. Dengan data yang terus diperbarui dari Logam Mulia, masyarakat dapat memantau perubahan harga secara real-time.
Market kini memantau keputusan suku bunga The Fed yang dijadwalkan diumumkan pada Rabu, dengan pertemuan tersebut menjadi fokus utama di bawah kepemimpinan Ketua baru, Kevin Warsh. Pertemuan ini diharapkan memberi petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter AS di masa depan. Main Agenda akan terus mengulas pergerakan harga emas dan faktor-faktor yang memengaruhi kebijakan ini, sebagai bagian dari laporan ekonomi terkini.
