Demo Mahasiswa di DPR Memanas – Massa Nyaris Adu Jotos dengan Polisi
Demo Mahasiswa di DPR Memanas, Massa Nyaris Adu Jotos dengan Polisi Demo Mahasiswa di DPR Memanas - Demonstrasi yang digelar oleh Cipayung Menggugat di depan
Demo Mahasiswa di DPR Memanas, Massa Nyaris Adu Jotos dengan Polisi
Demo Mahasiswa di DPR Memanas – Demonstrasi yang digelar oleh Cipayung Menggugat di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin (15/6/2026) menimbulkan ketegangan yang semakin memuncak. Aksi unjuk rasa yang awalnya berjalan damai akhirnya memicu adu mulut hingga bentrok sederhana antara peserta demo dan aparat kepolisian saat terjadi penghalangan lalu lintas di Jalan Gatot Subroto.
Penyebab dan Perkembangan Aksi
Demo Mahasiswa di DPR Memanas bermula dari keinginan peserta aksi untuk menyampaikan aspirasi terkait isu reformasi tata kelola kebijakan pemerintah. Massa yang terdiri dari mahasiswa dari berbagai kampus di sekitar Jakarta bergerak secara terorganisir menuju gedung legislatif guna menekan pemerintah untuk mengambil langkah lebih tegas dalam menyelesaikan masalah yang dianggap merugikan masyarakat. Aksi ini merupakan bagian dari serangkaian demonstrasi yang digelar dalam beberapa minggu terakhir, dengan tema konsisten tentang keadilan sosial dan transparansi birokrasi.
Ketegangan dan Bentrok dengan Polisi
Demo Mahasiswa di DPR Memanas mencapai puncak ketegangan saat sejumlah peserta aksi memasuki badan jalan dan menghalangi arus lalu lintas. Tindakan ini memicu reaksi cepat dari polisi yang berjaga, yang kemudian memperketat pengawalan di sekitar titik kerumunan. Massa yang tidak menyerah terus menambahkan suara mereka, bahkan terjadi adu mulut hingga bentrok sederhana antara pengunjuk rasa dan petugas keamanan. Seorang orator dari mobil komando pernah berkata, “
Bagaimana cara aparat menghadang teman-teman untuk menyampaikan unjuk rasanya,” teriak seorang orator dari atas mobil komando.
Ketegangan mencapai titik kritis saat seorang mahasiswa terjatuh akibat dorongan dari polisi. Peristiwa ini memperparah suasana, dengan sebagian massa mengangkat tangan untuk menunjukkan solidaritas dan beberapa lainnya memperkuat posisi mereka dengan membentuk barisan. Petugas kepolisian terus berusaha menenangkan situasi, sambil memastikan keamanan di sekitar gedung DPR/MPR RI.
Intervensi dan Pemulihan Keadaan
Situasi memanas di lokasi demo Mahasiswa di DPR Memanas akhirnya diredam oleh Kombes Pol Joko Sulistio, Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Metro Jaya. Setelah mediasi selama beberapa menit, massa kembali berkumpul di sekitar mobil komando dan melanjutkan orasi secara bergantian. Pemimpin aksi menyampaikan tuntutan mereka sambil menekankan bahwa demo ini adalah bagian dari upaya menegakkan keadilan di Indonesia.
Di sisi lain, polisi menegaskan bahwa tindakan mereka bertujuan mencegah terjadinya tindakan kekerasan dan memastikan alur lalu lintas tetap terjaga. Meski ada konflik singkat, pihak kepolisian mengklaim bahwa aksi tetap berjalan secara terkendali. Namun, dampak dari demo Mahasiswa di DPR Memanas tetap terasa, dengan kemacetan terjadi di sekitar gerbang utama gedung legislatif sepanjang hari.
Kondisi Setelah Penyelesaian
Demo Mahasiswa di DPR Memanas berlangsung hingga sore hari, dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Massa tetap berada di lokasi, meski intensitas aksi berkurang setelah suasana stabil kembali. Sejumlah kendaraan yang melewati Jalan Gatot Subroto terlihat melambat saat mendekati titik unjuk rasa, menunjukkan dampak signifikan terhadap arus lalu lintas di wilayah Senayan.
Kondisi setelah demo Mahasiswa di DPR Memanas memperlihatkan keberhasilan mediasi, namun pihak peserta aksi masih menegaskan bahwa tuntutan mereka belum selesai. Mereka berharap pemerintah dapat segera merespons masalah yang menjadi fokus aksi mereka, sambil tetap menjaga keselamatan dan ketertiban di tengah tuntutan mereka.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
