Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Special Plan: Polisi Kejar Aset Hanania Group untuk Kembalikan Kerugian Korban

Mary Hernandez 3 mins read 16 views

Special Plan: Polisi Tracing Aset Hanania Group untuk Pemulihan Kerugian Korban Special Plan - Dalam rangka menindaklanjuti kasus dugaan penipuan investasi

Special Plan: Polisi Kejar Aset Hanania Group untuk Kembalikan Kerugian Korban

Special Plan: Polisi Tracing Aset Hanania Group untuk Pemulihan Kerugian Korban

Special Plan – Dalam rangka menindaklanjuti kasus dugaan penipuan investasi dan program perjalanan umrah yang melibatkan PT Khazanah Tamma International—lebih dikenal sebagai Hanania Group—Polda Metro Jaya sedang menerapkan Special Plan khusus untuk pelacakan aset dan pemulihan kerugian korban. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menyelidiki praktik keuangan perusahaan yang diduga menyalahgunakan dana masyarakat. Dengan Special Plan, penyidik berencana menggali detail transaksi serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam aliran dana yang tidak transparan.

Langkah-Langkah dalam Special Plan

Special Plan yang diterapkan oleh Polda Metro Jaya mencakup tiga fokus utama: pelacakan aset perusahaan, analisis aliran dana, serta verifikasi transaksi ke pihak eksternal. Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, mengungkapkan bahwa penyidik sedang menelusuri berbagai bentuk aset, termasuk properti, rekening bank, dan saham, yang dimiliki oleh Hanania Group. Selain itu, mereka juga memantau dana yang diduga dialihkan untuk tujuan pemasaran melalui influencer.

“Kami sedang melakukan proses tracing aset terhadap aset-aset yang dimiliki oleh PT tersebut, pemiliknya, maupun pihak-pihak yang menerima dana,” jelas Iman dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Dalam Special Plan, penyidik juga mengecek keterlibatan direktur utama Hanania Group dalam pengambilan keputusan keuangan. “Langkah ini bertujuan untuk mengembalikan kerugian yang dialami masyarakat,” tambah Iman. Ia menekankan bahwa pelacakan aset tidak hanya mengarah pada pemulihan dana, tetapi juga membongkar struktur keuangan yang berpotensi menipu ratusan korban.

Pelacakan Aset dan Konsekuensi Hukum

Kasus Hanania Group telah menarik perhatian publik karena dugaan penggunaan dana masyarakat untuk kepentingan pribadi dan pihak lain. Special Plan yang dijalankan Polda Metro Jaya menggabungkan pendekatan teknis dan investigasi menyeluruh. Selain tracing aset, penyidik juga memeriksa dokumen perusahaan, laporan keuangan, serta surat perintah dalam proses pengadaan program umrah.

“Sebagian dana yang terkumpul diduga dialihkan untuk keperluan lain, seperti pembayaran kepada influencer guna memasarkan produk perjalanan umrah,” kata Iman.

Menurut sumber internal Polda Metro Jaya, Special Plan juga mencakup penguasaan terhadap transaksi ke luar negeri. “Kami akan memastikan dana yang dialihkan berada dalam keterlaluan, baik dalam bentuk transfer internasional maupun pembelian aset di luar negeri,” terang Iman. Dalam proses ini, penyidik menggandeng tim ahli keuangan dan auditor untuk memeriksa bukti-bukti yang relevan.

Langkah pelacakan aset dalam Special Plan dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan lebih luas. Penyidik menargetkan tidak hanya perusahaan dan direktur utamanya, tetapi juga pihak-pihak yang menjadi mitra atau penyedia jasa dalam program umrah. “Kami ingin memastikan semua dana terkait kegiatan ini terpantau secara akurat,” ujar Iman, mengutip informasi dari Antara.

Hasil investigasi dari Special Plan diharapkan bisa menjadi dasar untuk tindakan hukum lebih lanjut. Dengan memperoleh bukti kuat mengenai penggunaan dana yang tidak transparan, Polda Metro Jaya berupaya memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap industri jasa perjalanan umrah. Selain itu, Special Plan juga menjadi contoh bagaimana lembaga penegak hukum mengadopsi strategi spesifik untuk menyelesaikan kasus korupsi atau penipuan investasi.

Gabung diskusi