Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Special Plan: Prabowo Beri Arahan Khusus ke Seskab Teddy soal Sekolah Rakyat

Barbara Miller 3 mins read 25 views

Special Plan: Prabowo Dorong Perluasan Sekolah Rakyat Melalui Arahan Khusus ke Seskab Teddy Prabowo Subianto: Strategi Pembaruan Pendidikan untuk Kalangan

Special Plan: Prabowo Beri Arahan Khusus ke Seskab Teddy soal Sekolah Rakyat

Special Plan: Prabowo Dorong Perluasan Sekolah Rakyat Melalui Arahan Khusus ke Seskab Teddy

Prabowo Subianto: Strategi Pembaruan Pendidikan untuk Kalangan Rentan

Special Plan – Dalam kunjungan resmi ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada Minggu (7/6/2026), Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan khusus kepada Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengenai special plan yang ditujukan untuk memperluas akses pendidikan. Prabowo menekankan bahwa program ini tidak hanya bertujuan menciptakan ruang belajar bagi siswa dari keluarga kurang mampu, tetapi juga memperkuat sistem pendidikan nasional melalui kolaborasi antarinstansi. “Kita harus menyediakan sekolah rakyat yang lebih luas, karena banyak potensi yang belum tergarap,” ujarnya, mengingatkan pentingnya kecepatan dalam pengembangan.

Peningkatan Kapasitas dan Koordinasi dengan Daerah

Pada kesempatan tersebut, Prabowo meminta kepada Seskab Teddy untuk memastikan dukungan penuh dari pemerintah pusat. Ia menyoroti bahwa lahan untuk Sekolah Rakyat harus disiapkan secara aktif oleh daerah setempat, sementara pemerintah pusat bertugas memfasilitasi. “Jangan ragu menambah fasilitas mereka yang tidak lagi dipakai, karena bisa dimanfaatkan untuk sekolah permanen,” lanjut Prabowo, yang ingin program ini bisa menjadi model pemerataan pendidikan di seluruh Indonesia.

Menurut data yang disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf, saat ini Sekolah Rakyat di Bali hanya mampu menampung 270 siswa dari total sekitar 400 yang berpotensi. Ini mengindikasikan bahwa special plan diperlukan untuk meningkatkan kapasitas secepat mungkin. Prabowo menekankan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada keberlanjutan dan komitmen daerah. “Setiap kabupaten harus memiliki sekolah rakyat sebagai bagian dari kebijakan pendidikan nasional,” tegasnya, menyoroti pentingnya mendorong partisipasi daerah dalam pembangunan.

Sekolah Rakyat, yang merupakan bagian dari program nasional, bertujuan memberikan kesempatan belajar bagi anak-anak dari keluarga miskin atau yang putus sekolah. Prabowo menyatakan bahwa dana dan sumber daya yang ada harus dimaksimalkan, dengan penggunaan special plan sebagai strategi pengembangan. “Sekolah ini tidak hanya menyelesaikan masalah akses, tapi juga membangun karakter dan kecerdasan generasi muda,” katanya, menegaskan bahwa pendidikan adalah kunci pembangunan bangsa.

Dalam special plan ini, Prabowo juga menekankan peran aktif Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) untuk memastikan kualitas pengajaran. Ia mengingatkan bahwa sekolah rakyat harus memiliki kurikulum yang fleksibel, tetapi tetap mengacu pada standar nasional. “Kerja sama antara pusat dan daerah harus solid, agar Sekolah Rakyat bisa menjadi pilihan utama bagi masyarakat,” tambahnya. Ini menunjukkan bahwa special plan tidak hanya tentang jumlah sekolah, tetapi juga kualitas pembelajaran yang diberikan.

Prabowo menyebutkan bahwa pemerintah daerah wajib berperan dalam menyediakan lahan, sementara pemerintah pusat bertugas menyiapkan dana dan fasilitas pendukung. “Kalau bupati-bupati bisa menyalurkan lahan yang tidak terpakai, maka kita bisa membangun lebih banyak sekolah rakyat,” jelasnya. Menurut arahan Prabowo, special plan akan diimplementasikan dengan cepat, terutama di wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi.

Dalam arahan khususnya, Prabowo juga meminta Seskab Teddy untuk memastikan keberhasilan program ini melalui pendekatan holistik. “Sekolah rakyat tidak hanya tentang ruang belajar, tapi juga lingkungan belajar yang inklusif,” katanya, menyebutkan bahwa peran orang tua dan komunitas lokal sangat penting. Prabowo menegaskan bahwa special plan akan diawasi secara ketat, dengan indikator peningkatan jumlah siswa dan peningkatan kualitas lulusan. “Program ini harus terukur dan berdampak nyata,” pungkasnya, mengingatkan agar semua pihak tetap fokus pada tujuan akhir.

Gabung diskusi