Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Special Plan: Pembersihan Sampah Muara Angke Nyaris Rampung, Sabtu Ditargetkan Rampung

Jessica Hernandez 3 mins read 16 views

Pembersihan Sampah Muara Angke Nyaris Rampung, Sabtu Ditargetkan Rampung Special Plan - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta tengah berupaya memastikan

Special Plan: Pembersihan Sampah Muara Angke Nyaris Rampung, Sabtu Ditargetkan Rampung

Pembersihan Sampah Muara Angke Nyaris Rampung, Sabtu Ditargetkan Rampung

Special Plan – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta tengah berupaya memastikan proses pembersihan total terhadap tumpukan sampah di kawasan Muara Angke, Jakarta Utara, selesai secara menyeluruh pada hari Sabtu (6/6/2026). Upaya ini dimulai sejak Rabu (3/6/2026) dan telah menunjukkan hasil yang memuaskan, dengan progres mencapai sekitar 85-90 persen. Afan Adriansyah Idris, Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup di Sekretariat Daerah DKI Jakarta, mengatakan bahwa pekerjaan dilakukan secara intensif guna memenuhi target akhir pekan. “Pembersihan diakselerasi agar semua tumpukan sampah di Muara Angke dapat segera ditangani pada akhir pekan ini,” ujarnya saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Jumat (5/6/2026).

Koordinasi dan Strategi Operasional

Operasi pembersihan sampah di wilayah pesisir ini dipimpin langsung oleh DLH DKI Jakarta. Untuk mempercepat keberhasilan, instansi tersebut menyalurkan seluruh kapasitas tenaga kerja lapangan, peralatan berat khusus, serta armada pengangkut sampah yang siap digunakan. Selama tiga hari kegiatan berlangsung, sejumlah 100 petugas kebersihan dikerahkan untuk menyisir area yang terdampak. Dua unit ekskavator amfibi ditempatkan untuk mengangkat sampah yang tergenang di perairan berlumpur, sementara tiga kapal pengangkut sampah bertugas mengumpulkan limbah yang mengapung di laut. “Kita memperkuat efisiensi dengan memadukan teknologi modern dan tenaga manusia,” tambah Afan dalam kesempatan tersebut.

“Menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah agar lingkungan tetap bersih, sehat, dan terhindar dari berbagai dampak negatif, termasuk banjir,” pungkas Afan.

Operasi besar-besaran ini dianggap penting lantaran Muara Angke sering menjadi titik pengumpulan sampah yang berpotensi mencemari laut dan mengganggu ekosistem sekitar. Pembersihan intensif diharapkan dapat mengurangi beban lingkungan dan memberikan dampak positif bagi kota pesisir. Selain itu, upaya ini juga menjadi langkah nyata untuk memperkuat keberlanjutan penanganan sampah di Jakarta. Afan menyebut bahwa tim DLH telah melakukan evaluasi berkala selama proses pembersihan, memastikan tidak ada hambatan yang mengganggu kelancaran kerja.

Langkah Pasca-Pembersihan

Setelah pembersihan selesai, DLH DKI Jakarta berencana langsung menerapkan sistem pengawasan ketat di kawasan Muara Angke. Langkah ini bertujuan memutus rantai pembuangan sampah liar yang sering menyebabkan penumpukan berulang. “Kami akan menjadikan area ini sebagai contoh terbaik dalam pemerintahan yang tanggap terhadap masalah lingkungan,” jelas Afan. Inspeksi rutin akan dilakukan secara berkala untuk memastikan sampah tidak lagi masuk ke saluran air atau badan laut. Selain itu, pihak DLH juga menyiapkan mekanisme respons cepat jika ada indikasi sampah kembali menumpuk.

Pemprov DKI Jakarta juga memperkuat kolaborasi dengan pihak terkait, termasuk dinas terkait, komunitas, dan organisasi lingkungan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pencegahan yang lebih luas. “Kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat sangat vital untuk menjaga kebersihan jangka panjang,” kata Afan. Dinas terkait akan memberikan pelatihan dan edukasi kepada masyarakat sekitar guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan. Pembersihan sampah tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kolektif warga.

Sistem Pengelolaan Sampah Terintegrasi

Upaya pembersihan Muara Angke sekaligus menjadi bagian dari strategi pengelolaan sampah secara terpadu dari hulu hingga hilir. Pemprov DKI Jakarta berencana mengoptimalkan sistem ini untuk meminimalkan volume sampah rumah tangga dan industri yang masuk ke badan air. “Kita ingin mengurangi aliran sampah ke laut sebanyak mungkin,” imbuh Afan. Hal ini dilakukan melalui penguatan manajemen sampah di tingkat sumber, seperti peningkatan pengumpulan dan pengolahan di tempat pembuangan akhir (TPA), serta penegakan aturan pengelolaan limbah di wilayah perkotaan.

Dinas Lingkungan Hidup juga berfokus pada penguatan infrastruktur pengelolaan sampah, seperti peningkatan fasilitas pengumpulan di permukiman dan tambahan sistem pengolahan air limbah. Langkah ini bertujuan mengurangi terbentuknya sampah plastik atau limbah lain yang akhirnya terbuang ke aliran air. “Kami memastikan sampah tidak lagi menjadi bencana yang tidak terkendali,” tegas Afan. Dengan mengintegrasikan penanganan sampah dari hulu hingga hil

Gabung diskusi