Main Agenda: Top 3 News: Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Meninggal di Usia 76 Tahun
Top 3 News: Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Meninggal di Usia 76 Tahun Main Agenda - Jakarta, Liputan6.com - Pada hari Minggu 31 Mei 2026, berita duka
Top 3 News: Eks Menhan Ryamizard Ryacudu Meninggal di Usia 76 Tahun
Main Agenda – Jakarta, Liputan6.com – Pada hari Minggu 31 Mei 2026, berita duka mengguncang dunia pertahanan Indonesia. Mantan Menteri Pertahanan (Menhan), Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu meninggal dunia di usia 76 tahun. Kabar tersebut dibenarkan oleh Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kementerian Pertahanan, setelah dikonfirmasi pada hari yang sama.
Ryang meninggal di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, kata Rico, yang menyatakan bahwa jenazah Ryamizard sedang dalam proses pemulasaran di Rumah Duka RSPAD. “Benar, kami mendapat informasi bahwa Bapak Ryamizard Ryacudu telah wafat pada hari ini, Minggu 31 Mei 2026, pukul 14.03 WIB di RSPAD,” jelas Rico. Ia menambahkan, penyebab kematian Ryamizard adalah sakit, tetapi detailnya belum diungkapkan secara resmi.
“Rya meninggal dunia karena sakit. Saat ini, jenazahnya sedang dalam proses pemulasaran di Rumah Duka RSPAD,” ujar Rico saat dihubungi Liputan6.com.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari turut memberikan klarifikasi mengenai isu Presiden Prabowo Subianto yang disebut akan melakukan kunjungan ke Italia saat lawatan ke Prancis pada 26–29 Mei 2026. Menurut Qodari, agenda resmi Presiden hanya mencakup pertemuan di Prancis, dan tidak ada rencana kunjungan ke negara lain.
“Sejak awal, tidak ada pernyataan dari pemerintah bahwa Presiden akan ke Italia. Agenda resmi hanya sampai Prancis. Jika ada rencana perjalanan ke negara lain, itu hanya keputusan sementara hingga ada pengumuman resmi,” terang Qodari.
Dalam keterangan resmi yang dikutip dari siaran pers, Qodari menjelaskan bahwa kunjungan Prabowo ke Prancis sudah diumumkan sebelumnya oleh Menteri Luar Negeri Sugiono sebulan sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa pertemuan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron sudah direncanakan secara matang. Isu keberangkatan ke Italia disangkalnya karena tidak ada data yang mendukung.
Selain berita tentang Ryamizard, Liputan6.com juga melaporkan peristiwa lain yang menarik. Mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana (Purn) TNI Ade Supandi menyampaikan rasa kehilangan atas sosok Ryamizard, yang pernah bekerja sama dengannya dalam proyek pembuatan kapal latih.
Dalam kunjungan ke rumah duka di Cikeas, Bogor, Ade mengenang momen penting saat mereka bekerja sama mengganti KRI Dewaruci dengan KRI Bima Suci. “Saya sangat terkesan dengan kerja sama kami saat itu. Mulai dari perencanaan hingga proses pembuatan kapal di Spanyol, serta peluncuran dan komisioning, beliau selalu memberikan dukungan luar biasa,” kenang Ade.
“Salah satu kenangan tak terlupa saya adalah saat kami merencanakan penggantian KRI Dewaruci menjadi KRI Bima Suci. Selama prosesnya, beliau selalu aktif dan memberi masukan yang berharga,” kata Ade.
Ade menekankan pentingnya kapal latih bagi Angkatan Laut, yang menjadi dasar pembinaan keterampilan para perwira matra laut. Ia menyatakan bahwa Ryamizard sangat mendukung inisiatif ini selama menjabat sebagai Menhan. “Kehilangan beliau membuat saya merasa kehilangan bagian penting dari perjalanan karier saya,” ungkap Ade dengan rasa sedih.
Dalam rangkaian Top 3 News Liputan6.com pada 31 Mei 2026, informasi tentang kematian Ryamizard menjadi headline utama. Selain itu, berita kedua mengungkap penyangkalan Qodari terkait kunjungan Prabowo ke Italia. Sementara berita ketiga menggambarkan perasaan Ade Supandi sebagai KSAL yang masih terasa saat ini.
Kepergian Ryamizard Ryacudu dianggap sebagai kehilangan besar bagi dunia pertahanan. Sebagai mantan Menhan, ia dikenal sebagai sosok yang kompeten dan berpengaruh dalam pengambilan keputusan strategis. Beberapa rekan kerjanya mengungkapkan bahwa kehadirannya selama masa jabatannya memberi dampak positif terhadap kemajuan Angkatan Laut.
Sebagai tambahan, Liputan6.com mencatat bahwa berita tentang Ryamizard juga menyentuh hati masyarakat yang menghormati perannya dalam memajukan pertahanan negara. Selain itu, isu kunjungan Prabowo ke Prancis mendapat perhatian khusus karena menjelaskan kepastian agenda resmi yang telah dijadwalkan sejak lama.
Dalam konteks kehidupan publik, kematian Ryamizard Ryacudu menjadi momentum untuk meninjau kembali kontribusinya dalam berbagai proyek pembangunan militer. Ade Supandi menilai, kontribusi Ryamizard tidak hanya berupa kebijakan, tetapi juga semangat kerja sama dan dukungan yang diberikan kepada para pejabat militer lainnya.
Kepada Liputan6.com, Ade juga mengungkapkan bahwa kerja sama dengan Ryamizard adalah pengalaman berharga. “Selama bekerja sama, saya merasa beliau memiliki visi jangka panjang dan kepekaan terhadap kebutuhan Angkatan Laut,” katanya.
Sebagai mantan KSAL, Ade menekankan peran Ryamizard dalam memastikan keberlanjutan program kapal latih. Ia mengatakan bahwa keberadaan kapal-kapal latih menjadi fondasi pembinaan keterampilan para perwira matra laut, yang terus dirawat oleh Ryamizard selama jabatannya.
Sebagai akhir dari Top 3 News Liputan6.com, Liputan6.com menyatakan bahwa berita-berita tersebut mencerminkan dinamika politik dan militer yang terjadi pada minggu tersebut. Dengan kematian Ryamizard, dunia pertahanan Indonesia kehilangan tokoh yang sangat berpengaruh, sementara isu kunjungan Prabowo ke Prancis menjadi bukti transparansi agenda pemerintah.
