Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Key Issue: Hasto Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila: PDIP Khawatir Menguatnya Militerisme

Mary Hernandez 2 mins read 9 views

Key Issue: PDIP Khawatir Militerisme Menguat dalam Upacara Hari Lahir Pancasila Upacara Penghormatan Pancasila di Jakarta Selatan Key Issue - Pada Senin

Key Issue: PDIP Khawatir Militerisme Menguat dalam Upacara Hari Lahir Pancasila

Upacara Penghormatan Pancasila di Jakarta Selatan

Key Issue – Pada Senin (1/6/2026), Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, memimpin Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Halaman Parkir Masjid At Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Acara ini bertujuan memperingati Hari Lahir Pancasila, namun menjadi momen penting bagi PDIP untuk menyuarakan kekhawatiran mereka terhadap penguatan militerisme dalam sistem politik Indonesia.

Key Issue yang disampaikan Hasto menyoroti peran militer yang semakin dominan dalam kehidupan politik. Menurutnya, peningkatan pengaruh militer dapat mengancam nilai-nilai demokrasi dan keterbukaan yang ditekankan oleh Pancasila. “PDIP berkeyakinan bahwa militerisme yang berlebihan akan mengurangi ruang bagi masyarakat sipil untuk berpartisipasi aktif dalam proses pengambilan keputusan,” jelas Hasto dalam sambutannya.

“Sikap kritis warga negara harus dihargai, karena itu adalah bagian dari semangat Pancasila yang memperjuangkan keadilan dan kebebasan,” tambahnya. Hasto juga menekankan bahwa Pancasila mengajarkan kesetaraan, sehingga setiap individu memiliki hak untuk menyampaikan pendapat tanpa takut dikriminalisasi.

Pancasila sebagai Fondasi Kemanusiaan

Dalam pidatonya, Hasto mengingatkan bahwa Pancasila bukan hanya simbol kebangsaan, tetapi juga prinsip yang mendorong keadilan sosial dan keterbukaan. “Kita perlu memastikan bahwa nilai-nilai kemanusiaan dalam Pancasila tetap menjadi pilar dalam kehidupan sehari-hari masyarakat,” ujarnya. Key Issue ini menjadi kekuatan untuk menegaskan bahwa semangat kemerdekaan dan keadilan harus tetap terjaga meski di tengah tantangan dari peningkatan pengaruh militer.

Key Issue yang disampaikan Hasto juga mencakup peringatan terhadap sikap reaktif terhadap kritik dari masyarakat sipil. “PDIP menolak pembungkaman terhadap suara kritis, karena itu adalah bagian dari Pancasila yang menjamin kebebasan berpendapat,” katanya. Ia menyoroti bahwa kebebasan ini adalah dasar dari kemerdekaan rakyat Indonesia.

Menurut Hasto, peran militer dalam kehidupan politik harus seimbang dengan institusi sipil. “Kita harus terus mengingatkan bahwa Pancasila adalah fondasi yang menjamin keadilan, kebebasan, dan kemerdekaan bagi seluruh rakyat Indonesia,” jelasnya. Key Issue ini juga menjadi penekanan bahwa militerisme yang berlebihan bisa mengubah Pancasila dari ideologi ke simbol yang hanya dipakai untuk ritual.

Upacara Hari Lahir Pancasila di Jakarta Selatan ini dianggap sebagai momen penting untuk merefleksikan nilai-nilai kemanusiaan. Hasto menegaskan bahwa kebebasan berpendapat, berserikat, dan berkumpul adalah hak yang tidak bisa dipungkiri. “PDIP berkomitmen untuk menjaga prinsip-prinsip Pancasila dari berbagai ancaman, terutama dari penguatan militerisme yang terus-menerus berlangsung,” tutur Hasto.

Gabung diskusi