Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Visit Agenda: Momen Prabowo Gandeng Megawati usai Upacara Hari Lahir Pancasila

James Brown 4 mins read 10 views

Momen Kedatangan Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri Usai Upacara Hari Lahir Pancasila Visit Agenda - Pada Senin (1/6/2026), Prabowo Subianto terlihat

Visit Agenda: Momen Prabowo Gandeng Megawati usai Upacara Hari Lahir Pancasila

Momen Kedatangan Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri Usai Upacara Hari Lahir Pancasila

Visit Agenda – Pada Senin (1/6/2026), Prabowo Subianto terlihat berpegangan tangan dengan Megawati Soekarnoputri, mantan Presiden ke-5, usai mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri. Acara ini diadakan untuk mengenang nilai-nilai dasar negara yang dikenal sebagai Pancasila. Setelah memimpin upacara, Prabowo kembali ke tempat duduknya. Di sana, ia berpapasan dengan para tamu undangan yang hadir, termasuk sejumlah pejabat penting.

Kontak Sosial di Area Upacara

Usai menyelesaikan upacara, Prabowo berjalan keluar dan memulai serangkaian sambutan. Ia menghampiri Wapres ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, lalu menyalami tokoh tersebut. Setelah itu, mantan presiden Megawati Soekarnoputri, yang duduk di samping Jusuf Kalla, menjadi sasaran perhatiannya. Prabowo juga berinteraksi dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dengan kedua pemimpin itu saling berjabat tangan.

Tidak ketinggalan, Prabowo menyapa sejumlah menteri kabinet Merah Putih yang turut hadir. Diantaranya, Mendagri Tito Karnavian, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, serta menteri lainnya. Ia juga berjabat tangan dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit. Saat berjalan di antara tamu, terlihat beberapa pejabat mengikuti langkahnya, termasuk Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Mensesneg Prasetyo Hadi.

Duets Megawati dan Prabowo di Tengah Perayaan

Dalam kesempatan tersebut, Megawati Soekarnoputri dan Jusuf Kalla menunggu di belakang Prabowo untuk menyambutnya. Meski sempat berbincang dengan KH. Maruf Amin, yang juga menjabat Wapres ke-13, Prabowo akhirnya menggandeng tangan Megawati setelah menyelesaikan salam dengan para tamu. Terlihat Megawati mengenakan kebaya berwarna merah, yang menambah kesan simbolis dalam momen tersebut.

Di tengah perjalanan, Megawati terlihat memberi isyarat kecil untuk mempercepat langkah Prabowo. Ia dengan lucu menarik tangan sang mantan presiden agar berjalan lebih dulu. Meski awalnya bersifat spontan, kejadian itu menciptakan momen hangat antara kedua tokoh yang memiliki riwayat politik yang berdekatan. Prabowo dan Megawati akhirnya berjalan bersama, memperlihatkan hubungan baik yang selama ini terjalin.

Simbolisme dan Keterlibatan Institusi

Upacara Hari Lahir Pancasila merupakan acara rutin yang diadakan setiap tahun untuk mengenang hari lahirnya Pancasila, yang dirumuskan pada 1 Juni 1945. Acara ini dihadiri oleh para pejabat negara, tokoh partai, dan masyarakat umum. Hadirnya Megawati sebagai Ketua Dewan Pengarah BPIP menunjukkan perannya dalam mengampanyekan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.

Prabowo Subianto, yang saat ini menjabat Presiden, hadir dengan mengenakan pakaian formal yang mencerminkan keseriusannya dalam perayaan tersebut. Dalam sambutan singkat, ia mengucapkan rasa hormat dan apresiasi terhadap seluruh peserta upacara. Momen ini juga menjadi ajang untuk memperkuat koordinasi antar tokoh politik yang berbeda latar belakang, namun tetap berkomitmen pada nasionalisme.

Dalam perjalanan ke area dalam Gedung Pancasila, Prabowo sempat berbicara dengan Maruf Amin. Keduanya menunjukkan kerja sama yang baik, terlihat dari gerakan mereka yang saling mendahului. Namun, Megawati Soekarnoputri memperlihatkan sisi yang lebih unik. Ia tidak hanya menjadi bagian dari perayaan, tetapi juga aktif dalam memperlihatkan suasana kekeluargaan melalui tindakan yang ceria.

Interaksi yang Menyentuh dan Makna Kebaya Merah

Seusai upacara, Prabowo dan Megawati melangkah perlahan, dengan kebaya merah yang dikenakan Megawati menjadi penekanan visual. Kebaya ini tidak hanya menggambarkan kecintaannya pada budaya Indonesia, tetapi juga simbol perjuangan kebangsaan yang diwariskan oleh para pendiri republik. Prabowo terlihat memberi senyum dan tawa kecil, memperlihatkan hubungan yang harmonis antara dua tokoh yang pernah memimpin Indonesia.

Momen tersebut juga menjadi bahan perbincangan di media sosial. Banyak warganet menilai bahwa tindakan Prabowo menggandeng tangan Megawati adalah simbol penghormatan terhadap sejarah dan semangat perjuangan yang dulu ia bawa. Meski status politik mereka berbeda, tampilan mereka bersama menciptakan kesan bahwa Indonesia tetap bersatu dalam keberagaman.

Keterlibatan dalam Perayaan Nasional

Sebagai bagian dari acara resmi, kehadiran para tokoh seperti Prabowo dan Megawati menunjukkan komitmen mereka dalam memperkuat nilai-nilai Pancasila. Upacara yang diadakan di Gedung Pancasila menjadi tempat untuk mengenang keberadaan sila-sila negara, yang dianggap sebagai fondasi kehidupan bernegara. Dalam rangkaian acara, para peserta mengikuti prosesi dengan rapi, menunjukkan keseriusan dalam menghargai simbol-simbol nasional.

Megawati Soekarnoputri, yang kini berperan sebagai Ketua Dewan Pengarah BPIP, turut memperkuat peran lembaga tersebut dalam membawa pesan kebangsaan ke publik. Sementara Prabowo, sebagai Presiden, memastikan bahwa keberadaan Pancasila tetap relevan dalam pemerintahan yang berjalan. Interaksi mereka usai upacara menjadi cerminan bahwa penghormatan terhadap sejarah dan perjuangan bisa dilakukan dengan cara yang sederhana, tetapi berkesan.

Dalam perjalanan menuju bagian akhir acara, Prabowo dan Megawati terlihat saling melangkah bersama, menciptakan kesan bahwa mereka saling mendukung. Momen ini tidak hanya menjadi kenangan indah, tetapi juga menegaskan bahwa walaupun memiliki perbedaan, tokoh-tokoh politik di Indonesia masih bisa menunjukkan rasa persatuan. Upacara Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi momentum penting dalam meng

Gabung diskusi