Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

New Policy: Mantan Panglima TNI Mengenang Saat Dibina Ryamizard Ryacudu

Joseph Lopez 4 mins read 8 views

Mantan Panglima TNI Mengenang Ryamizard Ryacudu: Inspirasi dalam Era New Policy Tribute dari Mantan Panglima TNI untuk Sang Senior New Policy - Dalam upaya

New Policy: Mantan Panglima TNI Mengenang Saat Dibina Ryamizard Ryacudu

Mantan Panglima TNI Mengenang Ryamizard Ryacudu: Inspirasi dalam Era New Policy

Tribute dari Mantan Panglima TNI untuk Sang Senior

New Policy – Dalam upaya untuk menegaskan pentingnya New Policy dalam transformasi TNI, Mantan Panglima TNI Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto memberikan pernyataan yang penuh penghormatan atas kepergian almarhum Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu. Hadi, yang sekarang menjadi bagian dari komunitas pengusaha, menyampaikan kenangan mendalam tentang sosok yang dikenal sebagai senior penuh pengaruh dalam dunia militer. “Kami sangat berduka atas kepergian Pak Ryamizard, yang dianggap sebagai tokoh baik di TNI dan masyarakat. Beliau dikenal sangat murah senyum, serta selalu memperhatikan komunikasi dengan seluruh anggota TNI,” ujarnya saat menghadiri acara takziah di Cikeas, Bogor, pada hari Minggu (31/5/2026).

Di era New Policy, Ryamizard Ryacudu menjadi figur yang mendorong perubahan berkelanjutan di dalam struktur kekuatan militer. Dalam perjalanan kariernya, beliau tidak hanya memimpin Kementerian Pertahanan tetapi juga menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan Panglima Komandan Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), memberikan kontribusi yang tidak tergantikan.

Peran Ryamizard Ryacudu dalam Membentuk New Policy

Ryang menyatakan bahwa keberhasilan banyak kebijakan militer saat ini berakar pada kepemimpinan Ryamizard Ryacudu, yang dikenal sebagai proaktor dalam penerapan New Policy. Selama menjabat sebagai Menteri Pertahanan dari 2014 hingga 2019, beliau memimpin reformasi struktural dan modernisasi TNI, termasuk peningkatan kualitas personel dan penyesuaian sistem komando. “Saya merasakan bahwa selama saya menjadi Irjen Kemhan, Pak Ryamizard memberikan nasihat terbaik. Bahkan saat kami menjabat di TNI, beliau terus memberikan arahan yang bermanfaat,” kenang Hadi.

Di bawah kepemimpinan Ryamizard, New Policy menjadi landasan utama untuk mengubah TNI menjadi institusi yang lebih responsif terhadap dinamika keamanan nasional dan internasional. Beliau mempromosikan keterbukaan, kejujuran, serta transparansi dalam pengambilan keputusan, yang menjadi nilai-nilai inti dalam implementasi kebijakan reformasi militer. Kontribusinya terutama terasa dalam meningkatkan hubungan antara TNI dan masyarakat sipil, serta mengintegrasikan teknologi baru ke dalam operasional pertahanan.

Ryang meninggal dunia pada usia 76 tahun di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, pada hari Minggu (31/5/2026). Sebagai seorang senior, beliau dianggap menjadi panutan bagi para prajurit dan juniornya, termasuk Hadi Tjahjanto. New Policy yang diusungnya membawa perubahan signifikan, baik dalam tata kelola organisasi maupun dalam penguatan kemampuan operasional TNI.

Komitmen terhadap Reformasi Militer dalam New Policy

Dalam rangka mewujudkan New Policy, Ryamizard Ryacudu juga dikenal sebagai pendukung kuat terhadap pemberantasan korupsi di dalam TNI. Ia memimpin beberapa inisiatif untuk memberantas praktik-praktik tidak baik yang selama ini membebani institusi. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pendidikan dan pelatihan bagi prajurit muda, dengan memperkuat sistem pelatihan di lingkungan Angkatan Darat.

Para pengamat kebijakan militer menyebut bahwa kebijakan yang diusung Ryamizard memberikan dampak besar terhadap tata kelola angkatan bersenjata Indonesia. Ia berperan dalam mengubah paradigma TNI dari hanya bertugas sebagai kekuatan militer ke arah yang lebih menyeluruh, mencakup kemampuan diplomasi, operasi multinasional, dan pembangunan pertahanan berbasis teknologi. New Policy ini juga menjadi model bagi reformasi institusi pemerintah lainnya, khususnya dalam meningkatkan efisiensi dan akuntabilitas.

Kematiannya sebagai Tanda Akhir Era New Policy di TNI

Kematian Ryamizard Ryacudu dianggap sebagai akhir dari era New Policy yang ia ciptakan. Namun, dampak kebijakan-kebijakan yang ia perjuangkan masih terasa hingga hari ini. “Beliau adalah sosok yang mengubah cara kami berpikir tentang tugas TNI,” ujar Hadi Tjahjanto dalam wawancara khusus yang dilakukan Liputan6.com.

Ryang meninggal dunia setelah menjabat sebagai Menteri Pertahanan selama lima tahun, sejak 2014 hingga 2019, di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Ia juga sempat menjabat sebagai KSAD dan Pangkostrad, dua posisi strategis yang memperkuat keberhasilan New Policy dalam mengintegrasikan komando dan menyelaraskan kebijakan antar angkatan. Rencananya, almarhum akan dimakamkan besok di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, sebagai penghargaan atas jasa-jasanya kepada bangsa.

Pengaruh Ryamizard Ryacudu pada Karier Hadi Tjahjanto

Hadi Tjahjanto, yang pernah menjabat sebagai Irjen Kemhan, menjelaskan bahwa kebijakan New Policy yang diterapkan Ryamizard memberikan bekal berharga bagi pengembangan karier militer. “Saya selalu mengingat arahan Pak Ryamizard saat kami bekerja sama di Kemhan. Ia mengajarkan bahwa reformasi tidak hanya tentang struktur tetapi juga tentang nilai-nilai yang dipegang oleh seluruh anggota TNI,” tambah Hadi.

Ryang juga menjadi mentor bagi banyak prajurit muda, termasuk Hadi, dalam membangun kemampuan kepemimpinan. Dengan penekanan pada profesionalisme dan akuntabilitas, New Policy yang ia usung membantu menumbuhkan budaya kerja yang lebih modern di dalam TNI. Selain itu, beliau juga aktif dalam menyusun kebijakan strategis untuk menghadapi ancaman keamanan di masa depan, termasuk kemungkinan konflik regional atau ancaman non-tradisional.

Keluarga dan Rekan Sejawat Berduka dalam Era New Policy

Keluarga almarhum Ryamizard Ryacudu menyampaikan rasa sedih yang mendalam atas kepergiannya, yang dianggap sebagai kehilangan besar bagi TNI. Dalam perayaan pemakaman besok, ratusan prajurit dan rekan sejawat akan hadir untuk menghormati jasa-jasanya, termasuk kontribusinya dalam mengimplementasikan New Policy.

Ryang tidak hanya menjadi simbol keberhasilan reformasi militer tetapi juga menjadi panutan bagi generasi prajurit yang mengikuti jejaknya. New Policy yang ia bawa ke dalam TNI menjadi fondasi bagi perbaikan-perbaikan penting, baik dalam bidang operasional maupun organisasi.

Gabung diskusi