Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Important Visit: Ryamizard Ryacudu Meninggal: Kisah Cinta Taklukkan Hati Putri Panglima TNI

Joseph Lopez 3 mins read 9 views

Important Visit - Liputan6.com, Jakarta - Ryamizard Ryacudu meninggal dunia di usia 76 tahun, pada Minggu (31/5/2026).

Important Visit: Ryamizard Ryacudu Meninggal: Kisah Cinta Taklukkan Hati Putri Panglima TNI

Important Visit – Liputan6.com, Jakarta – Ryamizard Ryacudu meninggal dunia di usia 76 tahun, pada Minggu (31/5/2026). Ryamizard wafat di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Kabar duka dibenarkan Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait.

"Benar, kami mendapat informasi BERITA DUKA CITA, bahwa telah meninggal dunia Bapak Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu pada hari ini, Minggu 31 Mei 2026 pukul 14.03 WIB di RSPAD," kata Rico saat dikonfirmasi pada Minggu (31/5/2026). Namun, tak banyak yang tahu, Ryamizard merupakan sosok pria yang telah memiliki darah militer di tubuhnya. Sang ayah, Mayjen TNI (Purn) Musannif Ryacudu diketahui merupakan perwira TNI AD.

Bukan sembarangan, ayah dari sosok purnawirawan jenderal kelahiran 1950 itu disebut memiliki kedekatan khusus dengan Presiden Soekarno. Maka dari itu, tak heran jika Ryamizard memilih jalan hidup untuk berkiprah di dunia militer. Lalu, siapa sangka, Ryamizard yang cerdas nan punya karier moncer di tubuh TNI AD membuatnya dilirik putri dari eks Panglima TNI.

Ryamizard menambatkan hati pada sosok Nora Tristyana, putri dari eks Wapres sekaligus tokoh militer ternama di tanah air Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno. Seperti apa perjalanan kisah cinta Ryamizard dan Nora Tristyana? Ryamizard Ryacudu untuk pertama kalinya bertemu dengan Nora di Dili, Timor Timur pada 1986 silam.

Saat itu, Ryamizard sedang menjalankan tugas operasi militer, sementara Nora yang akrab dipanggil Nonong, sedang melaksanakan tugas PTT Kedokteran di daerah konflik tersebut. Ryamizard yang saat itu menjabat sebagai Wakil Komandan Batalyon, terpesona oleh kehadiran Nora. Namun, seperti seorang prajurit yang disiplin, Ryamizard memendam perasaannya, menunggu waktu yang tepat untuk mengatakannya.

Meski tertarik, Ryamizard tetap fokus menjalankan tugasnya sebagai tentara yang berdedikasi. Lantas, kesempatan itu datang pada tahun 1987, ketika tugas PTT Nora berakhir dan ia harus kembali ke Jakarta. Ryamizard merasa inilah saat yang tepat untuk menyatakan cintanya.

Dengan keberanian seorang prajurit, Ryamizard akhirnya menyampaikan perasaannya dengan lugas. "Saya suka sama kamu. Kamu mau terima saya atau tidak?,"kata Ryamizard kala itu.

Nora yang selama ini diam, juga menyimpan rasa yang sama. Tanpa ragu, ia mengangguk, menerima cinta Ryamizard. Sejak saat itu, mereka menjalin hubungan meski harus berpisah karena tugas.

Sebagai seorang tentara, Ryamizard tahu betul tanggung jawab yang dipikulnya. Ia pun memberanikan diri untuk mengunjungi rumah Nora, yang ternyata adalah putri dari Jenderal Try Sutrisno, Panglima ABRI saat itu. Meskipun sempat merasa gugup, Ryamizard mendapatkan sambutan hangat dari sang Panglima, yang kemudian memberikan restunya.

Mereka akhirnya menikah pada November 1988, dalam sebuah pesta yang digelar di Balai Kartini, Jakarta. Namun, Ryamizard tidak punya waktu untuk berbulan madu. Sebab, setelah pernikahan ia segera melanjutkan pendidikan di Seskoad Bandung dan meninggalkan Nora yang tinggal bersama neneknya di Jakarta.

Ryamizard dan Nora dikaruniai tiga putra yang bernama Ryano Patria Amanzita, Dwinanda Patria Noryanzha, dan Trynand Patria Nugraha. Ketiga putranya diberi nama Patria untuk menanamkan rasa cinta kepada negara. Ryamizard selalu menjaga kedekatan dengan keluarganya, meski di tengah kesibukan sebagai seorang tentara.

Gabung diskusi