Skip to content
Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Update Gempa NTT, Korban Meninggal 68 Orang

beritaterbaik - beritaterbaik.com 3 mins read

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis pembaruan data korban gempa bumi berkekuatan besar yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur. Hingga

Update Terbaru: Gempa NTT Korban Meninggal 68 Orang, Ratusan Warga Luka-Luka

Beritaterbaik.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis pembaruan data korban gempa bumi berkekuatan besar yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur. Hingga Senin (17/8/2026), jumlah korban jiwa dalam peristiwa Gempa NTT Korban Meninggal 68 Orang telah mencapai angka resmi 68 orang, dengan tambahan 213 warga yang mengalami luka-luka. Seluruh angka tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring kelanjutan proses verifikasi di lapangan oleh tim gabungan.

Rincian Korban per Kabupaten

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyampaikan distribusi korban jiwa yang tersebar di tujuh kabupaten. Kabupaten Manggarai mencatat jumlah tertinggi dengan 26 jiwa, disusul Manggarai Timur sebanyak 24 jiwa, Nagekeo 8 jiwa, Sikah 4 jiwa, Ende 2 jiwa, Manggarai Barat 2 jiwa, dan Ngada 2 jiwa. Total keseluruhan dari data tersebut mengonfirmasi angka 68 korban meninggal yang telah terverifikasi.

“Dengan rincian di Kabupaten Manggarai sebanyak 26 jiwa, Kabupaten Manggarai Timur 24 jiwa, Kabupaten Nagekeo sebanyak 8 jiwa, Kabupaten Sikah 4 jiwa, Kabupaten Ende 2 jiwa, Kabupaten Manggarai Barat 2 jiwa, dan Kabupaten Ngada 2 jiwa.” — Berton SP Panjaitan, Plt Kepala Pusdatin BNPB

Berton menegaskan bahwa lembaganya akan terus memantau perkembangan situasi secara intensif dan segera menyampaikan laporan resmi apabila terdapat perubahan angka korban, baik penambahan maupun koreksi data.

Profil Gempa dan Dampak Fisik

Gempa bermagnitudo 7,7 terjadi pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB. Episentrum tercatat di laut, sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada kedalaman 15 kilometer. Guncangan kuat dirasakan luas di kawasan pesisir maupun pegunungan NTT selama beberapa detik. Kabupaten Manggarai Timur menjadi daerah paling terdampak secara signifikan; sejumlah rumah warga, bangunan sekolah, dan fasilitas umum dilaporkan rusak berat hingga tidak layak huni. Akses jalan di beberapa titik terputus akibat longsor dan retakan tanah.

Operasi Pencarian dan Distribusi Bantuan

Hingga pembaruan terakhir, tidak ada laporan warga yang dinyatakan hilang di kawasan terdampak. Meskipun demikian, tim gabungan Basarnas tetap menurunkan personel secara optimal untuk melanjutkan upaya pencarian dan evakuasi di titik-titik yang belum terjangkau, termasuk area pegunungan dengan medan sulit.

“Namun demikian meskipun tidak ada laporan, tim Basarnas, tim gabungan Basarnas, tetap melakukan upaya-upaya pencarian dan tetap menurunkan personil secara optimal di daerah-daerah terdampak.” — Berton SP Panjaitan

Di sisi lain, pemerintah pusat telah mengaktifkan distribusi logistik dan bantuan darurat bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat Gempa NTT Korban Meninggal 68 Orang. Bantuan yang dikirim meliputi tenda pengungsian, makanan siap saji, air bersih, selimut, serta perlengkapan medis dasar untuk mendukung penanganan di posko-posko pengungsian.

FAQ: Informasi Praktis bagi Warga dan Keluarga

Bagaimana cara melaporkan anggota keluarga yang belum ditemukan?

Warga dapat mendatangi posko pengungsian terdekat atau menghubungi nomor darurat Basarnas serta BNPB. Data pelapor akan dicocokkan dengan daftar pencarian yang dikelola tim lapangan untuk memastikan status terkini anggota keluarga yang dimaksud.

Apakah angka korban masih bisa berubah?

Ya. BNPB menegaskan bahwa seluruh data bersifat dinamis dan dapat diperbarui sewaktu-waktu. Verifikasi di lapangan masih berlangsung di beberapa kabupaten, sehingga angka korban meninggal maupun luka berpotensi mengalami koreksi dalam beberapa hari ke depan.

Di mana lokasi pengungsian utama dan apa yang perlu dibawa?

Pengungsian tersebar di lapangan terbuka, sekolah yang masih layak, serta fasilitas umum di masing-masing kabupaten terdampak. Warga diimbau mengikuti arahan pemerintah daerah setempat untuk menuju titik pengungsian yang telah ditentukan. Sebaiknya bawa dokumen identitas, obat pribadi, pakaian ganti, dan air minum secukupnya.

BNPB mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang, memantau informasi resmi dari kanal pemerintah, serta membantu sesama warga yang membutuhkan. Doa dan solidaritas nasional terus mengalir bagi para korban dan keluarga yang ditinggalkan dalam tragedi Gempa

Gabung diskusi