Cegah Anggota Dewan Joget Lagi, Lagu di Sidang Tahunan Diatur
Cegah Anggota Dewan Joget Lagi menjadi prioritas utama dalam persiapan Sidang Tahunan 2026 yang akan diselenggarakan pada Jumat, 14 Agustus 2026. Sekretariat
Atasi Kasus Joget, Musik Sidang Tahunan 2026 Akan Dikendalikan
Beritaterbaik.com – Cegah Anggota Dewan Joget Lagi menjadi prioritas utama dalam persiapan Sidang Tahunan 2026 yang akan diselenggarakan pada Jumat, 14 Agustus 2026. Sekretariat Jenderal MPR-DPR-DPD RI tengah menyusun berbagai penyesuaian teknis untuk memastikan acara berjalan khidmat dan tidak terulang insiden anggota legislatif menari saat musik diputar, sebagaimana yang viral pada tahun lalu.
Mahyu Darma, Kepala Biro Protokol, Humas, dan Media Sekretariat Jenderal DPD RI, menjelaskan bahwa evaluasi menyeluruh telah dilakukan pasca-sorotan publik yang intens terhadap aksi joget para anggota dewan. Menurutnya, strategi baru akan diterapkan untuk meminimalisir pemutaran lagu yang mengundang gerakan tubuh dalam agenda resmi sidang.
“Kami sudah mengevaluasi, mungkin tidak kita lakukan (memutar lagu yang mengundang berjoget). Sebenarnya memang karena lagunya itu ya yang membawa,” ujar Mahyu di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Penyesuaian Ritme dan Waktu Pemutaran Lagu
Meskipun demikian, keberadaan lagu daerah tidak akan dihapuskan sepenuhnya dari kegiatan kenegaraan. Panitia lebih memilih untuk menyesuaikan jenis ritme serta waktu pemutaran agar tidak mengganggu kekhidmatan acara. Mahyu menambahkan bahwa musik akan diputar di luar agenda resmi, misalnya saat tamu dan peserta tiba atau saat Presiden Prabowo Subianto pulang dari lokasi sidang.
“Hanya mungkin ritme dan tunenya yang kita sesuaikan. Terus posisinya itu di mana? Tidak di saat acara-acara resmi. Maka kita pilih lagu-lagu itu dimainkan di luar daripada rundown-nya,” kata Mahyu.
Lagu-lagu tersebut, lanjutnya, tetap dapat diputar ketika peserta, tamu, dan undangan memasuki lokasi maupun saat kepulangan Presiden Prabowo Subianto. Namun, musik tidak akan menjadi bagian dari agenda resmi sidang. “Nah, jadi pada saat, kita masukan para peserta, tamu, undangan, kepulangan bapak presiden. Tidak di dalam satu tubuh rundown tersebut. Tidak di dalam satu acara,” jelasnya.
Di sisi lain, Ketua DPR RI Puan Maharani juga memberikan kepastian bahwa para anggota dewan akan bersikap lebih khidmat. Ia berharap anggota dapat menjaga diri agar fokus pada acara kenegaraan yang berlangsung.
“Insyaallah nanti pada hari H kami semua akan tentu saja akan lebih introspeksi, lebih khidmat, akan lebih bisa menjaga diri kami untuk bisa lebih fokus dalam mengikuti acara kenegaraan tersebut,” kata Puan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Puan juga membuka peluang bagi anggota dewan untuk menunjukkan kegembiraan, mengingat momen ini bersamaan dengan peringatan kemerdekaan Indonesia yang ke-81. Ia menjelaskan bahwa aksi joget tahun lalu terjadi secara spontan setelah pidato resmi berakhir, sehingga tidak dianggap sebagai bentuk ketidakpedulian terhadap acara.
“Namun ya tentu saja ada saat bagaimana mengekspresikan diri dalam mengekspresikan bahwa ini adalah hari kemerdekaan ya tentu saja boleh dong kalau kemudian kami juga merasa gembira bahwa Indonesia alhamdulillah sudah merdeka 81 tahun,” tuturnya.
Mahyu menutup dengan harapan agar koreksi yang dilakukan dapat memberikan hasil terbaik bagi masyarakat. “Insya Allah, pak, kami juga terus, selalu koreksi, dan korektif. Mudah-mudahan hasilnya yang terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.
FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Aturan Baru Sidang Tahunan
Apa yang akan diubah dalam pemutaran lagu di Sidang Tahunan 2026?
Lagu yang mengundang gerakan tubuh akan diminimalisir dalam agenda resmi. Pemutaran akan disesuaikan dengan ritme yang lebih tenang dan ditempatkan di luar rundown utama.
Kapan lagu-lagu daerah akan diputar?
Lagu daerah tetap akan diputar, namun pada waktu yang tepat seperti saat tamu dan peserta tiba atau saat kepulangan Presiden Prabowo Subianto.
Apakah anggota dewan dilarang berjoget sepenuhnya?
Tidak. Anggota dewan masih diperbolehkan menunjukkan kegembiraan, terutama mengingat momen peringatan kemerdekaan Indonesia yang ke-81. Yang diubah adalah waktu dan konteksnya.
Berapa lama Sidang Tahunan 2026 akan berlangsung?
Sidang Tahunan dijadwalkan pada Jumat, 14 Agustus 2026, dengan berbagai penyesuaian teknis untuk memastikan acara berjalan lancar dan khidmat.
