Skip to content
Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Kemendagri Perkuat Kerja Sama dengan BGN, Optimalkan Peran Pemda Dukung Tata Kelola MBG

beritaterbaik - beritaterbaik.com 4 mins read

Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program nasional melalui kolaborasi strategis. Kemendagri

Kemendagri Perkuat Kerja Sama BGN untuk MBG

Beritaterbaik.com – Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program nasional melalui kolaborasi strategis. Kemendagri Perkuat Kerja Sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam rangka mengoptimalkan peran pemerintah daerah (Pemda) untuk mendukung tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil melalui penyelenggaraan Rapat Koordinasi Khusus yang menghadirkan perwakilan Kemendagri, BGN, serta seluruh kepala daerah di Indonesia.

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid pada Kamis, 13 Agustus 2026 ini berlangsung di Ruang Sidang Utama Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta. Kemendagri Perkuat Kerja Sama dengan berbagai pihak untuk memastikan program MBG berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui pendekatan hybrid, acara ini memungkinkan partisipasi luas dari berbagai wilayah tanpa kendala geografis.

Indikator Kinerja Kepala Daerah dalam Program MBG

Mendagri Muhammad Tito Karnavian menyampaikan arahan penting terkait pencapaian indikator kinerja bagi para pemimpin daerah. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa penurunan angka stunting, pengurangan kemiskinan termasuk kemiskinan ekstrem, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia menjadi tiga target utama yang harus dicapai. Ketiga aspek tersebut dapat diwujudkan melalui dukungan penuh terhadap Program Makan Bergizi Gratis.

“Nah ini dengan adanya Program MBG, tiga-tiganya ini terbantu, kepala daerah-kepala daerah akan sangat terbantu. Ada program makan bergizi yang gratis tanpa APBD, didukung APBN,” ujar Mendagri.

Menurut Mendagri, program ini memberikan manfaat ganda bagi daerah. Selain mengatasi tantangan sosial, implementasi yang baik akan membuka peluang kerja dan meningkatkan produksi pangan. Program MBG juga diproyeksikan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penggerak rantai pasok yang melibatkan produsen, petani, nelayan, dan peternak.

Peran Strategis BGN dalam Pengendalian Inflasi

Salah satu keunggulan program MBG adalah kemampuannya membantu pengendalian inflasi daerah. Intervensi BGN dalam menyerap pasokan pangan lokal menjadi kunci stabilitas harga di berbagai wilayah. Mendagri menjelaskan bahwa Kepala BGN dapat memberikan instruksi langsung di daerah tertentu untuk membeli komoditas seperti ikan atau telur ketika harganya turun.

“Nah jadi di daerah-daerah tertentu beliau (Kepala BGN) bisa memberikan instruksi. ‘Beli ikan, SPPG … misalnya gitu. Beli telur, [ketika harga] telurnya turun. Nah, jadi memang banyak sekali manfaatnya rekan-rekan pemerintah daerah, ya. Kita harus dukung,’ sambung Mendagri.

Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana Kemendagri Perkuat Kerja Sama dengan lembaga nasional untuk menciptakan sinergi yang efektif. Melalui mekanisme ini, Pemda dapat merespons fluktuasi harga dengan lebih cepat dan tepat sasaran.

Penandatanganan PKS dan Dukungan Dukcapil

Komitmen Kemendagri semakin kuat dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Teguh Setyabudi bersama Sekretaris Utama BGN Lili Khamiliyah. Prosesi ini disaksikan Mendagri dan Kepala BGN Sudaryono. Pelibatan Pemda dalam program ini telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis.

Mendagri berharap kolaborasi dengan Dukcapil memberikan kontribusi kualitatif, bukan hanya kuantitatif. Identitas penerima manfaat dapat terverifikasi secara akurat melalui sistem kependudukan. Hal ini penting untuk memastikan program MBG mencapai target dengan tepat.

“Nah ini, dan dengan adanya kerja sama Dukcapil, ya kami sangat harapkan nanti ini akan memberikan kontribusi juga kepada program MBG BGN. Tidak hanya kuantitatif, jumlah anak atau ibu yang menjadi penerima manfaat, tapi langsung bisa secara kualitatif, yaitu siapa penerimanya. Itu bisa ketahuan,” tandasnya.

Para Pejabat yang Hadir dalam Rapat Koordinasi

Rapat dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Bima Arya Sugiarto, dan Akhmad Wiyagus. Dari pihak BGN, hadir Kepala Sudaryono, Wakil Kepala Agustina Arumsari, serta Wakil Kepala Trenggono. Seluruh pejabat lingkungan Pemda juga mengikuti acara secara virtual, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap program MBG.

Frequently Asked Questions (FAQ)

Apa itu Program Makan Bergizi Gratis (MBG)?

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah inisiatif nasional yang bertujuan menyediakan makanan bergizi secara gratis bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan ibu hamil. Program ini didanai melalui APBN dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan termasuk Kemendagri dan BGN.

Berapa jumlah penerima manfaat MBG?

Program MBG menargetkan jutaan penerima manfaat di seluruh Indonesia, termasuk anak-anak sekolah dan ibu hamil. Melalui kolaborasi dengan Dukcapil, identifikasi penerima manfaat dilakukan secara akurat untuk memastikan program berjalan tepat sasaran.

Bagaimana peran pemerintah daerah dalam MBG?

Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam implementasi MBG, mulai dari distribusi makanan hingga monitoring program. Melalui Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025, Pemda diwajibkan mendukung tata kelola MBG secara optimal.

Apa manfaat ekonomi dari program MBG?

Program MBG tidak hanya memberikan manfaat gizi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Rantai pasok yang melibatkan petani, nelayan, dan peternak menciptakan peluang kerja dan meningkatkan produksi pangan di berbagai daerah.

Gabung diskusi