Skip to content
Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
Bisnis

Danantara Suntik JBS Group Rp 44,6 Triliun, Bentuk Perusahaan Patungan di Dua Negara

James Brown - beritaterbaik.com 3 mins read

Danantara Suntik JBS Group Rp 44,6 triliun dalam langkah strategis yang menandai era baru kerja sama investasi antara Indonesia dengan perusahaan protein

Danantara Suntik JBS Group Rp 44,6 Triliun: Peluang Investasi Global

Beritaterbaik.com – Danantara Suntik JBS Group Rp 44,6 triliun dalam langkah strategis yang menandai era baru kerja sama investasi antara Indonesia dengan perusahaan protein global. PT Danantara Investment Management (DIM) resmi mengumumkan pembentukan perusahaan patungan bersama JBS Group untuk mengelola seluruh operasional bisnis yang beroperasi di Australia dan Selandia Baru. Transaksi senilai US$ 2,5 miliar ini setara dengan Rp 44,6 triliun menggunakan asumsi kurs Rp 17.840 per dolar AS. Sebagai bagian dari kesepakatan, DIM akan memegang 25 persen saham pada entitas patungan baru yang akan dibentuk.

Struktur Investasi dan Target Pengembangan

Investasi ini tidak hanya terbatas pada modal awal. Struktur perusahaan patungan memungkinkan pengumpulan pembiayaan tambahan hingga US$ 2,5 miliar secara bertahap. Dengan demikian, total modal yang tersedia untuk operasional akan mencapai angka US$ 5 miliar. Dana tersebut akan difokuskan untuk mendanai akuisisi serta proyek greenfield di Indonesia, kawasan Asia Tenggara, Australia, dan Selandia Baru. Langkah ini menunjukkan komitmen jangka panjang dalam mengembangkan sektor protein di kawasan Asia-Pasifik.

“Kemitraan strategis ini mencerminkan komitmen Danantara Indonesia dalam membangun kolaborasi dengan mitra global yang sejalan dengan mandat investasi kami,” ujar Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer (CIO) Danantara, dalam keterangan resminya pada Jumat (7/8/2026).

JBS Group merupakan anak perusahaan dari JBS S.A., sebuah perusahaan distribusi protein yang berkantor pusat di Brasil. Bisnis ini mencakup produk daging sapi dan domba dengan jaringan yang sangat luas, khususnya di Australia dan Selandia Baru. Menurut Pandu, investasi ini membuka akses bagi DIM ke ekosistem bisnis yang sudah mapan di pasar internasional, didukung oleh manajemen berpengalaman dengan kemampuan operasional yang telah teruji. Ketersediaan infrastruktur yang ada menjadi nilai tambah signifikan dalam rencana pengembangan masa depan.

“Selain mendapatkan akses terhadap ekosistem bisnis yang telah mapan di pasar internasional yang maju, kemitraan ini diharapkan dapat memanfaatkan pengalaman sekaligus jalur distribusi dari perusahaan protein global terkemuka yang dapat berkontribusi terhadap pengembangan jangka panjang sektor protein Indonesia,” tambah Pandu.

Visi Jangka Panjang dan Ekspansi Regional

Gilberto Tomazoni, Global Chief Executive Officer JBS, menyatakan bahwa kemitraan dengan Danantara Indonesia merupakan langkah krusial dalam strategi pertumbuhan jangka panjang perusahaan di Asia Tenggara. Ia menekankan bahwa bisnis JBS di Australia dan Selandia Baru menjadi salah satu pilar utama platform global mereka, dengan operasional unggul, standar kelas dunia, serta potensi pertumbuhan yang signifikan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat posisi JBS dalam rantai pasok protein global.

“Bersama Danantara, kami berada pada posisi yang tepat untuk memperluas kehadiran kami di Indonesia dan Asia Tenggara, memperkuat rantai pasok protein regional, memperluas akses pasar, serta mempercepat pengembangan sektor protein Indonesia,” imbuh Gilberto.

Transaksi ini masih memerlukan persetujuan dari regulator terkait serta penyelesaian kesepakatan final antarpihak. Danantara Indonesia menegaskan komitmen penuh terhadap proses tersebut dan akan menuntaskan setiap tahapan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan dukungan regulasi yang memadai, investasi ini diproyeksikan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional dan sektor agrikultur Indonesia secara keseluruhan.

Frequently Asked Questions

Berapa nilai total investasi Danantara dalam perusahaan patungan JBS? Total investasi mencapai US$ 5 miliar, terdiri dari modal awal US$ 2,5 miliar dan pembiayaan tambahan hingga US$ 2,5 miliar yang dikumpulkan secara bertahap.

Bagaimana pembagian saham dalam perusahaan patungan ini? PT Danantara Investment Management (DIM) akan memegang 25 persen saham pada entitas patungan baru yang dibentuk bersama JBS Group.

Apa saja wilayah operasional yang akan dikelola melalui kemitraan ini? Operasional mencakup Australia, Selandia Baru, Indonesia, dan kawasan Asia Tenggara dengan fokus pada akuisisi dan proyek greenfield.

Kapan pengumuman resmi kemitraan ini dilakukan? Pengumuman resmi dilakukan pada Jumat, 7 Agustus 2026, melalui keterangan pers dari Danantara Indonesia.

Gabung diskusi