Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Mengapa Pedestrian Deck Dukuh Atas Dibuat Melingkar? Ini Penjelasan MRT

Mark Williams - beritaterbaik.com 3 mins read 5 views

MRT Jakarta telah merancang sebuah infrastruktur pedestrian yang tidak hanya menghubungkan berbagai moda transportasi, tetapi juga menjadi ikon baru bagi ibu

Mengapa Pedestrian Deck Dukuh Atas Dibuat Melingkar? Ini Penjelasan MRT

Mengapa Pedestrian Deck Dukuh Atas Dibuat Melingkar? Penjelasan Lengkap dari MRT Jakarta

Beritaterbaik.com – MRT Jakarta telah merancang sebuah infrastruktur pedestrian yang tidak hanya menghubungkan berbagai moda transportasi, tetapi juga menjadi ikon baru bagi ibu kota. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah mengapa Pedestrian Deck Dukuh Atas dibuat dengan bentuk melingkar. Menurut PT MRT Jakarta, konsep ini dipilih untuk menyelaraskan desain dengan karakter ikon-ikon Jakarta yang sudah ada sebelumnya.

Infrastruktur ini dirancang untuk memadukan fungsi konektivitas, ruang publik, desain arsitektural, dan nilai edukasi bagi masyarakat. Salah satu fitur unggulan yang akan dihadirkan adalah galeri sejarah Jenderal Sudirman yang akan ditempatkan di area Pedestrian Deck menghadap langsung ke patung sang pahlawan.

Desain Lingkaran yang Selaras dengan Ikon Jakarta

Menurut Agus Trihan, Advisor Program Management Office Division PT MRT Jakarta, bentuk menyerupai cincin pada Pedestrian Deck Dukuh Atas dipilih dengan pertimbangan khusus. “Kalau lihat bangunan-bangunan atau ikon-ikon di Jakarta mulai dari Bundaran Senayan, GBK (Gelora Bung Karno), hingga Bundaran HI, semuanya bentuknya lingkaran,” jelasnya dalam rangkaian MRTJ Fellowship Program 2026 di Jakarta.

Konsep ini juga sejalan dengan sejumlah ruang publik dan infrastruktur lainnya di Jakarta yang mengusung bentuk serupa. Beberapa contohnya antara lain Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Halte Integrasi CSW, Bundaran Patung Kuda, hingga Jakarta International Stadium (JIS). Dengan demikian, Pedestrian Deck akan memiliki harmoni visual dengan lingkungan sekitarnya.

“Jadi, pedestrian deck juga memiliki desain yang selaras dengan ikon-ikon Jakarta yang sudah lebih dahulu hadir,” ujar Agus Trihan.

Fasilitas dan Kapasitas Infrastruktur

Pedestrian Deck Dukuh Atas dirancang berbentuk lingkaran dengan diameter sekitar 100 meter. Struktur sepanjang lebih dari 300 meter ini akan membentang di atas Jalan Jenderal Sudirman dan Sungai Ciliwung serta ditopang oleh empat titik tiang utama. Infrastruktur ini memiliki kapasitas beban hingga 500 kilogram per meter persegi untuk menjamin keamanan pejalan kaki.

MRT Jakarta juga menyiapkan pelebaran jalur di sejumlah titik yang berpotensi mengalami kepadatan pengguna. Jalur utama yang semula memiliki lebar sekitar empat hingga lima meter akan diperluas menjadi tujuh meter di area utara dan selatan. “Jalur utama yang biasanya lebar empat hingga lima meter akan diperlebar menjadi tujuh meter di area utara dan selatan agar tidak terjadi penumpukan atau bottleneck bagi pejalan kaki,” ujarnya.

Tahapan Pembangunan dan Konektivitas

Pedestrian Deck Dukuh Atas nantinya akan menghubungkan sejumlah moda transportasi umum sekaligus menyatukan empat kuadran kawasan Dukuh Atas yang selama ini dipisahkan oleh Jalan Jenderal Sudirman dan Sungai Ciliwung. Kehadiran fasilitas tersebut juga akan melengkapi konektivitas kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD) yang telah dibangun sebelumnya.

Beberapa infrastruktur TOD yang sudah ada antara lain Terowongan Kendal, jalur pedestrian Jalan Blora, dan Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Dukuh Atas. Pembangunan fisik proyek tersebut ditargetkan dimulai pada November 2026 dan rampung pada 2028. Saat ini, proyek masih berada dalam tahap tender dengan nilai investasi sekitar Rp361,7 miliar yang seluruhnya dibiayai oleh PT MRT Jakarta.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Pedestrian Deck Dukuh Atas

Berapa diameter Pedestrian Deck Dukuh Atas? Pedestrian Deck Dukuh Atas dirancang berbentuk lingkaran dengan diameter sekitar 100 meter.

Kapan pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas dimulai? Pembangunan fisik proyek ditargetkan dimulai pada November 2026 dan selesai pada 2028.

Berapa nilai investasi proyek Pedestrian Deck Dukuh Atas? Nilai investasi proyek mencapai sekitar Rp361,7 miliar yang seluruhnya dibiayai oleh PT MRT Jakarta.

Apakah desain Pedestrian Deck Dukuh Atas sudah final? Rancangan yang saat ini dipaparkan masih berupa basic design atau desain dasar. Desain akhir masih dapat mengalami pengembangan, termasuk kemungkinan penambahan unsur budaya Betawi maupun elemen yang merepresentasikan identitas Jakarta.

Bagaimana kapasitas beban Pedestrian Deck Dukuh Atas? Struktur bangunan tersebut dirancang memiliki kapasitas beban hingga 500 kilogram per meter persegi untuk menjamin keamanan pejalan kaki.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Gabung diskusi