Viral Penggerebekan Kalapas di NTT, Ditjenpas Ungkap Fakta Sebenarnya
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) resmi memberikan klarifikasi terkait tayangan video penggerebekan yang sedang ramai diperbincangkan di berbagai

Ditjenpas Klarifikasi Video Penggerebekan Rumah Dinas Kalapas Waingapu yang Viral
Beritaterbaik.com – Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) resmi memberikan klarifikasi terkait tayangan video penggerebekan yang sedang ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial. Rekaman tersebut menampilkan aksi di kediaman resmi Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Waingapu, yang berlokasi di Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Rika Aprianti, sebagai Juru Bicara Ditjenpas, secara tegas menyatakan bahwa rekaman tersebut bukanlah kejadian terbaru. Ia menjelaskan bahwa peristiwa yang terekam dalam video tersebut sudah berlangsung sejak November 2024 silam. Pernyataan ini penting untuk meluruskan informasi yang beredar di masyarakat.
Video tersebut adalah video lama yang terjadi pada November 2024.
Menurut keterangan yang dikutip pada hari Minggu, tanggal 2 Agustus 2026, Rika menambahkan bahwa Kalapas Waingapu dengan inisial RB telah menerima sanksi berupa pencopotan jabatan. Selain itu, terdapat juga tindakan administratif yang diberikan kepada RB terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus peredaran narkoba.
Hingga saat ini, RB masih tercatat sebagai aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Kantor Wilayah Ditjenpas Jambi. Statusnya saat ini adalah diberhentikan sementara karena sedang menjalani proses hukum. Tidak hanya itu, RB juga telah ditahan oleh Polda Jambi atas dugaan keterlibatannya dalam praktik peredaran narkoba.
Komitmen Tanpa Toleransi Terhadap Pelanggaran
Rika kembali menekankan bahwa video tersebut diunggah ulang oleh sebuah akun media sosial dengan narasi yang dinilai kurang tepat. Salah satu aspek yang keliru adalah terkait waktu terjadinya peristiwa tersebut. Masyarakat perlu memahami konteks yang sebenarnya dari video yang beredar.
Komitmen kami tetap sama, tidak ada toleransi terhadap terjadinya pelanggaran. Apabila terbukti maka sanksi tegas akan diterapkan.
Sebelumnya, video penggerebekan di kediaman Kalapas Waingapu memang sempat menjadi sorotan publik. Salah satu poin yang menarik perhatian adalah ditemukannya seorang perempuan di dalam kamar rumah dinas. Perempuan tersebut diketahui bukan merupakan penghuni resmi dari rumah dinas tersebut.
Ditjenpas juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan masukan yang diberikan oleh masyarakat terkait video tersebut. Namun, Rika meminta agar masyarakat tidak terburu-buru mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Informasi yang akurat sangat penting untuk menghindari disinformasi.
Kami berharap dukungan masyarakat untuk senantiasa mengedepankan informasi yang telah terverifikasi, memahami konteks suatu peristiwa secara utuh, serta tidak menyebarluaskan informasi yang berpotensi menimbulkan disinformasi maupun kesalahpahaman di ruang publik.
Dengan demikian, Ditjenpas memastikan bahwa peristiwa dalam video tersebut merupakan kejadian lama yang terjadi pada November 2024, bukan kejadian baru yang sedang berlangsung. Kasus ini menunjukkan komitmen institusi dalam menangani pelanggaran secara transparan dan tegas.
FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Kasus Ini
Kapan video penggerebekan Kalapas Waingapu terjadi? Video tersebut terjadi pada November 2024, bukan kejadian baru seperti yang beredar di media sosial.
Siapa RB yang dimaksud dalam kasus ini? RB adalah inisial dari Kalapas Waingapu yang telah dicopot jabatannya dan ditahan oleh Polda Jambi.
Apa alasan RB ditahan? RB ditahan atas dugaan keterlibatannya dalam praktik peredaran narkoba.
Di mana RB bertugas saat ini? RB masih tercatat sebagai ASN yang bertugas di Kantor Wilayah Ditjenpas Jambi.
Bagaimana status hukum RB saat ini? RB diberhentikan sementara dan sedang menjalani proses hukum.
