Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Topics Covered: Pelaku Ledakan di MAN 3 Padang Terinspirasi Peristiwa Bom SMA 72 Jakarta

James Gonzalez 2 mins read 10 views

ku Ledakan MAN 3 Padang Mengaku Terinspirasi Peristiwa Bom SMA 72 Jakarta Topics Covered: Ledakan terjadi di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang

Topics Covered: Pelaku Ledakan di MAN 3 Padang Terinspirasi Peristiwa Bom SMA 72 Jakarta

Pelaku Ledakan MAN 3 Padang Mengaku Terinspirasi Peristiwa Bom SMA 72 Jakarta

Topics Covered: Ledakan terjadi di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatera Barat, pada Selasa, 14 Juli 2026. Menurut Densus 88 Antiteror Polri, pelaku bernama R (17 tahun), seorang pelajar, mengaku merakit bom sendiri dan terinspirasi oleh peristiwa serupa yang terjadi di SMA Negeri 72 Jakarta beberapa waktu lalu.

Latar Belakang Peristiwa Ledakan di MAN 3 Padang

Pelaku ledakan di MAN 3 Padang, yang berada di Kota Padang, menurut sumber terpercaya, merancang rencana serangan dengan memanfaatkan bahan peledak yang tergolong sederhana. Dalam pemeriksaan awal, R mengungkap bahwa inspirasi utamanya berasal dari ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta tahun 2025, yang sempat mengguncang masyarakat. Menurut Kombes Pol. Mayndra Eka Wardhana, juru bicara Densus 88, pelaku terlibat dalam beberapa grup daring yang membahas cara pembuatan bahan peledak.

Topics Covered: Ledakan tersebut terjadi di area sekolah pada jam pulang para siswa. Kombes Pol. Mayndra Eka Wardhana menjelaskan bahwa petugas keamanan menemukan benda yang diduga bom rakitan di sekitar lokasi. Barang-barang yang diamankan antara lain kotak hitam, tas hitam, telepon genggam, petasan, pisau, anak panah, kelereng, baut, dan beberapa benda lainnya yang diperiksa lebih lanjut.

Proses Penyelidikan dan Penangkapan Pelaku

Setelah mengidentifikasi temuan tersebut, sekolah segera melaporkan ke kepolisian. Polisi melakukan penyelidikan intensif dan mengamankan R sebagai tersangka. Dalam proses pemeriksaan, pelaku mengakui rencana ledakan telah dirancang sejak beberapa minggu sebelum peristiwa terjadi. “Pelaku menyatakan bahwa terinspirasi oleh kejadian serupa di SMA Negeri 72 Jakarta, ia memutuskan untuk melakukan aksinya,” ujar Mayndra.

Topics Covered: Densus 88 Antiteror Polri menegaskan bahwa aksi pelaku di MAN 3 Padang dilakukan secara spontan, meskipun berdasarkan konsep yang sama dengan ledakan sebelumnya di Jakarta. Menurut informasi terkini, polisi masih terus memburu pihak yang diduga menjadi sasaran rencana aksi tersebut. “Kami sedang memverifikasi identitas korban potensial dan mempelajari motif pelaku lebih lanjut,” tambah Mayndra.

Peristiwa ledakan di MAN 3 Padang tidak menyebabkan korban jiwa, namun mengakibatkan kerusakan ringan pada bangunan sekolah. Pihak kepolisian menuturkan bahwa barang bukti yang ditemukan akan dianalisis untuk memastikan keterkaitan dengan peristiwa di Jakarta. Selain itu, polisi juga mengeksplorasi kemungkinan aksi serupa akan terjadi di lokasi lain.

Topics Covered: Dalam menyelidiki peristiwa ini, Densus 88 mengungkap bahwa pelaku telah mengakses berbagai sumber daring untuk mempelajari teknik pembuatan bahan peledak. Bahan-bahan yang digunakan, menurut keterangan pelaku, mudah ditemukan di sekitar lingkungan sekolah. “Pelaku menyatakan bahwa ledakan dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap situasi di lingkungan sekolah,” lanjut Mayndra.

Secara keseluruhan, ledakan di MAN 3 Padang menunjukkan bahwa ancaman teror masih relevan dalam lingkungan pendidikan. Densus 88 berharap kejadian ini bisa menjadi pembelajaran bagi masyarakat dan pelajar untuk lebih waspada terhadap kemungkinan aksi serupa. “Kami sedang mengintensifkan pengawasan terhadap aktifitas pelaku yang berpotensi melakukan tindakan serupa,” tutur Mayndra.

Gabung diskusi