Important News: Usai Jadi Tersangka, Jejak Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Diketahui
Important News: Jejak Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Masih Misterius Setelah Jadi Tersangka Important News – Liputan6.com, Jakarta – Setelah ditetapkan
Important News: Jejak Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Masih Misterius Setelah Jadi Tersangka
Important News – Liputan6.com, Jakarta – Setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dan pencucian uang, keberadaan Febrie Adriansyah, mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), masih menjadi tanda tanya. Ia terakhir terlihat di publik saat menghadiri konferensi pers di Gedung Kejaksaan Agung pada Jumat, 10 Juli 2026, sehari sebelum status hukumnya diumumkan. Saat ini, pelaksana tugas (Plt) Jampidsus, Rudi Margono, menyatakan belum mengetahui lokasi Febrie. Status keberadaannya masih menjadi perhatian penting bagi masyarakat dan pihak berwenang.
“Belum ada informasi pasti tentang keberadaannya saat ini karena tim masih fokus pada persiapan pengumuman resmi,” jelas Rudi Margono setelah acara konferensi pers di Kejaksaan Agung.
Dalam proses hukum, Kejaksaan Agung mengumumkan bahwa Febrie telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Jampidsus. Langkah ini diambil setelah ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Jaksa Agung ST Burhanuddin kemudian memutuskan untuk menunjuk Rudi Margono, yang sebelumnya menjabat Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas), sebagai Plt Jampidsus. Rudi menyatakan bahwa ia tetap bertugas sebagai Jamwas hingga ada pejabat definitif yang ditetapkan.
“Pengunduran diri Febrie masih menunggu Keppres dari Presiden. Apabila disetujui, maka ia akan resmi keluar dari status aparatur sipil negara (ASN),” tambah Rudi Margono.
Meski telah mengundurkan diri, Febrie tetap menjadi pusat perhatian publik terkait kasus hukumnya. Menurut Rudi, surat pengunduran diri Febrie belum dibaca oleh pihak Kejaksaan. Dengan demikian, belum jelas apakah ia hanya mengundurkan diri dari jabatan Jampidsus atau sekaligus dari status pegawai negeri. Surat tersebut menjadi dasar untuk mengetahui detail lebih lanjut tentang peran dan tanggung jawabnya dalam kasus ini.
Sementara itu, pemeriksaan terhadap Febrie akan dimulai setelah proses administratif selesai. “Teknisnya, kita baru menerima informasi hari ini. Nanti akan dipelajari terlebih dahulu, termasuk bukti-bukti yang telah dikumpulkan,” ungkap Rudi. Penyidik sedang memeriksa seluruh dokumen dan alat bukti terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat Febrie. Langkah ini diharapkan bisa memperjelas proses hukum yang sedang berlangsung.
Kasus Korupsi dan TPPU yang Menyebabkan Penetapan Tersangka
Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Bareskrim Polri, Irjen Polisi Totok Suharyanto, menjelaskan bahwa Febrie Adriansyah ditetapkan sebagai tersangka karena terlibat dalam dugaan korupsi dan pencucian uang. “Kami telah menetapkan FA sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dan TPPU,” kata Totok dalam konferensi pers di Kejaksaan Agung, Jakarta, pada hari Sabtu. Kasus ini terkait dengan skandal korupsi PT Asabri dan tindak pidana korupsi lainnya yang menyeret nama-nama besar di lingkaran kekuasaan.
“Tersangka DR diduga melakukan tindak pidana pencucian uang yang berasal dari korupsi. Kami kenakan Pasal 4 atau Pasal 5 juncto Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010, serta Pasal 607 ayat 1 huruf B dan C di KUHP Baru,” terang Totok.
Dalam penyelidikan, penyidik telah mengumpulkan 15 saksi, dua ahli, dan melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi. Totok menyebutkan bahwa Febrie dan DR (diduga Don Ritto) ditetapkan sebagai tersangka melalui proses gelar perkara yang telah selesai. Penetapan ini menunjukkan keberatannya dalam memimpin investigasi terhadap kasus korupsi PT Asabri. Dengan status tersangka, ia akan menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut hingga ada keputusan hukum tetap.
Langkah kejaksaan dalam menetapkan Febrie sebagai tersangka menggambarkan intensitas penyelidikan terhadap kasus korupsi yang menyeret banyak pejabat negara. Important News terkini menyoroti bagaimana investigasi ini bisa memengaruhi kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintah. Sementara itu, masyarakat mengharapkan kejelasan lebih lanjut tentang jejak Febrie setelah ia mengundurkan diri dari jabatan.
