Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Special Plan: Daftar Artis Diperiksa Terkait Hanania Travel

Joseph Lopez 3 mins read 7 views

Special Plan: Daftar Artis Diperiksa Terkait Hanania Travel Special Plan - Jakarta – Investigasi terkait dugaan pemalsuan dana jemaah umrah oleh Hanania

Special Plan: Daftar Artis Diperiksa Terkait Hanania Travel

Special Plan: Daftar Artis Diperiksa Terkait Hanania Travel

Special Plan – Jakarta – Investigasi terkait dugaan pemalsuan dana jemaah umrah oleh Hanania Travel semakin intens. Dalam rangka mengungkap kasus yang menimbulkan kecurigaan publik, Unit penyidik Reskrimum Polda Metro Jaya sedang menjalankan Special Plan khusus untuk memeriksa sejumlah influencer dan publik figur yang diduga terlibat dalam promosi perusahaan penyelenggara umrah ini. Sejumlah nama sudah dihadirkan sebagai saksi, sementara masih ada yang belum memenuhi panggilan. Special Plan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mempercepat proses penyelidikan.

Pemeriksaan Terhadap Influencer Berlangsung Intens

Hingga saat ini, total enam influencer telah diperiksa dalam rangkaian Special Plan yang tengah dijalankan penyidik. Kasubdit Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo, mengungkapkan bahwa salah satu di antaranya, Keanu Angelo, diperiksa pada Senin, 8 Juni 2026. Pemeriksaan berlangsung dari pukul 10.00 hingga 16.00 WIB, dengan 28 pertanyaan yang diajukan untuk memperjelas peran mereka dalam kegiatan Hanania Travel.

“Yang sudah diperiksa sampai saat ini ada enam influencer,” ujar Andaru kepada wartawan, Kamis (11/6/2026).

Sehari kemudian, penyidik melakukan pemeriksaan terhadap tiga influencer lain, yakni Muhammad Thariq Halilintar, Aaliyah Massaid, dan Anwar Sanjaya. Durasi pemeriksaan mencapai lebih dari lima jam, dengan Anwar Sanjaya menyerahkan uang sebesar Rp 30 juta sebagai bentuk pengembalian dana yang diduga disalahgunakan. Hal ini menjadi bukti konkret bahwa Special Plan sedang berjalan secara sistematis untuk mengungkap dugaan keterlibatan artis dalam kasus ini.

Beberapa Saksi Belum Hadir Tanpa Pemberitahuan

Di sisi lain, beberapa influencer dan publik figur masih mangkir dari panggilan penyidik. Karin Novilda atau Awkarin serta Faisal Bagus Ibrahim belum hadir meski sudah diundang. Mereka tidak memberikan konfirmasi atau alasan ketidakhadiran mereka, sehingga penyidik mempertimbangkan untuk mengirimkan panggilan kedua. Special Plan ini dirancang agar tidak ada saksi yang terlewat dalam investigasi.

“Ada Saudara RD, Saudari CM, kemudian SG, DA, dan AJ,” katanya.

Paula Verhoeven juga menjadi salah satu saksi yang terdaftar dalam Special Plan. Ia dijadwalkan diperiksa pada Jumat (12/6/2026), namun hadir lebih awal. Sementara lima publik figur lainnya, seperti Roger Danuarta, Cut Meyriska, Sarah Gibson, Dara Arafah, dan Audrey Jesselyn, akan diperiksa sesuai jadwal. Menurut Andaru, beberapa saksi meminta penjadwalan ulang, namun penyidik tetap memastikan semua pihak terlibat dalam proses ini.

Penguasaan Dana Jemaah Umrah Menjadi Fokus Utama

Kasus Hanania Travel yang menjadi bagian dari Special Plan ini mengemukakan dugaan adanya penyalahgunaan dana jemaah umrah. Berdasarkan laporan awal, perusahaan ini diduga melakukan pemalsuan dokumen dan pengelolaan dana yang tidak transparan. Pemeriksaan terhadap artis dan influencer bertujuan untuk memperoleh bukti lebih lanjut terkait cara kerja perusahaan tersebut.

Menurut Andaru, Special Plan ini dilakukan dalam rangka mengidentifikasi semua pihak yang mungkin terlibat. Pemeriksaan tidak hanya fokus pada artis, tetapi juga mencakup pihak-pihak yang terkait langsung dengan operasional Hanania Travel. “Ini masih akan berkembang. Apabila ada pihak yang mengetahui peristiwa tersebut tentunya akan dimintai keterangannya,” ujar Andaru.

Persiapan untuk Pemeriksaan Berikutnya

Penyidik terus mempersiapkan pemeriksaan lanjutan dalam Special Plan ini. Mereka berencana memanggil saksi tambahan jika diperlukan, terutama untuk mengungkap alur dana yang diduga disalahgunakan. Selain itu, pihak penyidik juga memantau kelengkapan berkas dan keterlibatan karyawan perusahaan. Special Plan ini diharapkan menjadi cara efektif untuk menutup semua kemungkinan pelaku kejahatan.

Sebagai bagian dari tindakan hukum, penyidik juga memastikan setiap saksi yang diperiksa memberikan informasi yang akurat. Mereka menyebutkan bahwa jika ada saksi yang belum dihadirkan, akan dilakukan panggilan ulang sesuai kebutuhan. Special Plan ini juga bertujuan untuk menjaga konsistensi dan kecepatan dalam penyelidikan.

Dalam rangka menyelesaikan kasus Hanania Travel, penyidik meminta kerja sama semua pihak. “Kami berharap semua saksi yang terdaftar dapat hadir tepat waktu untuk memudahkan proses investigasi,” kata Andaru. Hal ini menunjukkan pentingnya Special Plan dalam memastikan semua aspek kasus diperiksa secara menyeluruh.

Gabung diskusi