Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Key Strategy: Penanaman Ribuan Pohon Cemara Udang Lindungi Pesisir Lombok, Peringati Hari Keanekaragaman Hayati

Joseph Thomas 3 mins read 5 views

enanam 2500 Pohon Cemara Udang di Lombok Lindungi Pesisir, Rayakan Hari Keanekaragaman Hayati Key Strategy menjadi strategi utama dalam upaya menjaga

Key Strategy: Penanaman Ribuan Pohon Cemara Udang Lindungi Pesisir Lombok, Peringati Hari Keanekaragaman Hayati

Key Strategy: Menanam 2500 Pohon Cemara Udang di Lombok Lindungi Pesisir, Rayakan Hari Keanekaragaman Hayati

Key Strategy menjadi strategi utama dalam upaya menjaga keberlanjutan lingkungan di wilayah pesisir Lombok. Sebanyak 2.500 pohon cemara udang ditanam di Pantai Induk Lombok, Jeranjang, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai bagian dari program MenEPI untuk Bumi 2026 yang diinisiasi oleh PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI). Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan manfaat lingkungan, tetapi juga merayakan Hari Keanekaragaman Hayati dengan mengembalikan fungsi alami kawasan pesisir. Dukungan dari pemerintah daerah, Dinas Kelautan dan Perikanan NTB, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), komunitas pesisir, serta masyarakat lokal diharapkan memperkuat langkah-langkah keanekaragaman hayati yang berkelanjutan.

Langkah Strategis Memperkuat Ekosistem Wilayah Pesisir

Pantai Induk Lombok dipilih sebagai lokasi penanaman karena wilayah ini rentan terhadap abrasi yang mengancam ekosistem dan kehidupan masyarakat. Key Strategy ini terintegrasi dengan kegiatan pembangunan infrastruktur energi listrik yang dijalankan PLN EPI. Dengan menanam pohon cemara udang, perusahaan menunjukkan komitmen untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan lingkungan hidup. “Program ini menggambarkan Key Strategy kami dalam menjaga keberlanjutan Bumi, termasuk memastikan bahwa kehadiran infrastruktur energi tidak merusak lingkungan sekitar,” kata Mamit Setiawan, Sekretaris Perusahaan PLN EPI.

“Melalui penanaman pohon cemara udang, kami ingin menegaskan bahwa Key Strategy untuk pembangunan energi harus selalu didasari prinsip perlindungan lingkungan,” ujar Mamit.

Menurut Mamit, Pantai Induk Lombok memiliki peran strategis dalam rantai pasok energi nasional karena PLN EPI menyuplai biomassa untuk PLTU Jeranjang. PLTU ini berkontribusi sekitar 20 persen pada kebutuhan listrik Pulau Lombok. “Dengan Key Strategy ini, kami berharap bisa menjaga keberlanjutan ekosistem dan kehidupan alam di sekitar kawasan yang menjadi sumber daya vital bagi masyarakat,” tambahnya.

Kerja Sama untuk Mengatasi Perubahan Lingkungan

Camat Gerung, Fitriati Wahyuni, menyoroti bahwa abrasi telah menggerus wilayah pesisir hingga mendekati permukiman warga. “Pantai Induk Lombok dulu menjadi tempat wisata favorit, tetapi abrasi memengaruhi ekosistem dan mengurangi daya tariknya,” kata dia. Key Strategy yang dijalankan PLN EPI berdampak positif pada penguatan ekonomi masyarakat, terutama melalui pengembangan wisata bahari. “Jika keanekaragaman hayati terjaga, maka aktivitas ekonomi seperti pariwisata dan perikanan bisa tumbuh kembali,” tambahnya.

“Kerja sama lintas sektor dalam Key Strategy ini akan menjaga kelestarian lingkungan dan memperkuat kesejahteraan masyarakat,” jelas Fitriati.

Ketua Pokdarwis Desa Taman Ayu, Sahlandi, menyampaikan apresiasi atas partisipasi PLN EPI. “Key Strategy ini memberikan harapan baru bagi kawasan pesisir yang selama ini terpuruk akibat perubahan lingkungan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa keberhasilan program ini tergantung pada kolaborasi antara perusahaan dan komunitas setempat.

Konservasi Wilayah Pesisir sebagai Prioritas Utama

Kepala Balai Pengelolaan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Wilayah Lombok, Abdul Wahab, menegaskan bahwa keanekaragaman hayati perlu dilindungi secara aktif. “Key Strategy ini menjadi langkah penting dalam konservasi wilayah pesisir sebagai bagian dari peran PLN EPI dalam pembangunan berkelanjutan,” kata Abdul Wahab. Ia menekankan bahwa program seperti ini membantu menjaga keberlanjutan ekosistem dan kehidupan bermasyarakat di daerah pesisir.

“Key Strategy yang diterapkan PLN EPI memperkuat upaya menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan perlindungan lingkungan, yang krusial bagi keanekaragaman hayati di wilayah pesisir,” jelas Abdul Wahab.

Program MenEPI untuk Bumi 2026 dirancang agar terus mendorong kolaborasi antara sektor energi dan lingkungan. “Melalui Key Strategy ini, PLN EPI berkomitmen menjaga keberlanjutan Bumi, termasuk memperbaiki kondisi pesisir yang terus mengalami degradasi,” tambahnya. Selain itu, program ini juga mendukung pengurangan karbon dan peningkatan ekosistem pesisir secara bertahap.

Komitmen ESG dalam Mewujudkan Key Strategy

Key Strategy ini tidak hanya berfokus pada penanaman pohon, tetapi juga mencakup prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) dalam seluruh operasional PLN EPI. “Kami menjadikan keberlanjutan lingkungan sebagai prioritas dalam Key Strategy kami, karena lingkungan yang sehat adalah fondasi bagi pembangunan berkelanjutan,” kata Mamit Setiawan. Selain itu, program ini juga mengintegrasikan pelibatan masyarakat dan pemerintah daerah untuk memastikan keberhasilan jangka panjang.

“Key Strategy PLN EPI menggabungkan ESG dengan kegiatan konkrit, seperti penanaman pohon cemara udang, untuk memastikan bahwa kehadiran infrastruktur energi tidak merusak lingkungan,” ujarnya.

Dengan menggabungkan penerapan Key Strategy dan kepedulian terhadap keanekaragaman hayati, PLN EPI berharap mampu membangun ekosistem yang lebih baik. “Key Strategy ini adalah bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dalam menjaga lingkungan, sebagai bagian dari komitmen ESG yang kami tetapkan,” tambah Mamit. Program ini diharapkan menjadi contoh untuk pihak lain dalam menjaga keberlanjutan Bumi.

Gabung diskusi