Skip to content
Jasmine Signal

Portal berita modern dengan ritme baca tenang, bersih, dan fokus.

Signal Radar
News

Awal Kecurigaan Polisi terhadap Kapal Pembawa 1,16 Ton Ketamin

wpmanadmin - beritaterbaik.com 4 mins read

Penindakan terhadap kapal tanker MT Global 168 berujung pada penggagalan penyelundupan 1,16 ton ketamin ke Indonesia. Aparat menemukan sejumlah kejanggalan

Awal Kecurigaan Polisi terhadap Kapal Pembawa 1,16 Ton Ketamin

Operasi Laut Gagalkan Pengiriman 1,16 Ton Ketamin

Beritaterbaik.com – Penindakan terhadap kapal tanker MT Global 168 berujung pada penggagalan penyelundupan 1,16 ton ketamin ke Indonesia. Aparat menemukan sejumlah kejanggalan dalam pola pelayaran kapal tersebut, terutama ketika pergerakannya melambat, mengarah ke wilayah barat Thailand, lalu kembali berubah menuju Laut Andaman yang berbatasan dengan kawasan Pulau Sumatera.

Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Cahyo Hutomo menjelaskan perubahan arah itu menjadi salah satu alasan petugas meningkatkan pemantauan. Kecurigaan kemudian menguat karena kapal tersebut diduga melakukan aktivitas pemindahan barang antarkapal di laut.

“Jadi, dia melakukan perlambatan dan mengarah kepada barat Thailand ya, mengarah barat Thailand, tapi kemudian dia berbelok lagi ke arah Laut Andaman di perbatasan selatan Laut Andaman yang sudah masuk perbatasan dengan Pulau Sumatera,” kata Cahyo di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (26/10/26).

Aktivitas ship to ship, yakni pemindahan muatan dari satu kapal ke kapal lain, menjadi perhatian serius dalam operasi tersebut. Selain memindahkan barang secara langsung, pelaku diduga menggunakan cara melemparkan muatan untuk kemudian diambil kapal lain. Pada tahap itu, petugas memutuskan melakukan intersepsi dan penyergapan terhadap MT Global 168.

“Di situlah kita melakukan intersep dan penyergapan,” ungkap Cahyo.

Pemantauan Berlangsung Sejak Agustus 2026

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyatakan pengawasan terhadap MT Global 168 telah dimulai sejak Agustus 2026. Operasi penindakan di laut memerlukan waktu, ketelitian, serta koordinasi yang kuat karena kapal dapat bergerak melewati wilayah luas dan mengubah pola pelayaran dalam waktu singkat.

Dalam kasus ini, analisis terhadap kapal dilakukan sebelum aparat menyimpulkan adanya anomali di Laut Andaman. Joint Operation Direktorat Tindak Pidana Narkoba, BNN, Bea Cukai, Polairud Baharkam, dan Polda Sumut akhirnya meyakini bahwa pergerakan kapal tersebut perlu ditindaklanjuti.

“Kita memang analisa, mengavaluasi kapal itu tidak sebentar. 3 bulan paling sebentar, enam bulan. Nah identitas kapal ini terungkap dari dokumen docking di atas kapal yang kita tangkap sebelumnya,” papar Suyudi.

Suyudi, yang juga menjabat Kepala BNN, mengaitkan pengungkapan ini dengan penangkapan kapal MV Fuchangxing 1. Dalam penindakan sebelumnya, aparat menyita 800 kilogram ketamin dari kapal itu. Dokumen docking yang ditemukan membantu mengungkap identitas kapal lain yang kemudian menjadi perhatian dalam penyelidikan, termasuk MT Global 168.

“Kita menangkap ketamin, 800 Kg di kapal MV Fuchangxing 1. Pada September 2026, kapal MT Global berangkat dari empat docking di Pasir Gudang, Johor, Malaysia menuju Port Klang untuk melakukan bunker atau mengisi,” kata Suyudi.

Informasi mengenai kegiatan docking dan pengisian bahan bakar menjadi bagian penting dalam menelusuri jejak pelayaran kapal. Bagi penegak hukum, data seperti ini dapat membantu menyusun rangkaian pergerakan, mengidentifikasi perubahan identitas, serta mencocokkan dokumen dengan aktivitas kapal di lapangan.

Modus Jalur Laut dan Pentingnya Kerja Bersama

Jalur laut kerap menghadirkan tantangan tersendiri dalam penanganan kejahatan narkotika. Wilayah perairan yang luas, lalu lintas kapal yang padat, serta kemungkinan perpindahan barang di tengah laut menuntut pemantauan berlapis. Karena itu, operasi terhadap MT Global 168 melibatkan Bareskrim Polri, BNN, Bea Cukai, Polairud, dan TNI.

Suyudi menyebut jaringan penyelundupan narkoba di laut memiliki beberapa pola yang berulang. Penggantian nama kapal serta tindakan mematikan Automatic Identification System atau AIS menjadi cara yang kerap dipakai untuk menyamarkan identitas maupun posisi kapal. AIS sendiri merupakan sistem yang membantu pengawasan pelayaran melalui informasi identitas dan lokasi kapal.

“Penggantian nama kapal dan mematikan AIS (Automatic Identification System) adalah modus yang kerap digunakan para pelaku jaringan penyelundup narkoba melalui jalur laut,” kata dia.

Pengungkapan 1,16 ton ketamin ini disebut Suyudi sebagai capaian penting pada dua tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ia menekankan bahwa pemberantasan peredaran barang terlarang membutuhkan kesatuan langkah di antara lembaga penegak hukum dan instansi terkait.

“Kita jangan pernah lelah. Sebagaimana diamanatkan bapak Presiden RI pada kesempatan-kesempatan beliau menyampaikan pidatonya,” kata Suyudi di Pelabuhan Belawan, Jumat (23/10/2026).

“Kita harus selalu kuat bersatu padu untuk bisa mengungkap kejahatan-kejahatan para pelaku yang ingin menyelundupkan barang-barang terlarang ke Indonesia. Dan ini menjadi kado terindah untuk dua tahun pemerintahan Bapak Prabowo dan Bapak Gibran,” sambung dia.

Kasus MT Global 168 memperlihatkan bahwa pengawasan perairan tidak hanya bertumpu pada penindakan saat kapal telah mendekati tujuan. Pemantauan pola perjalanan, penelusuran dokumen, pembacaan anomali pergerakan, serta pertukaran informasi antarinstansi menjadi rangkaian yang menentukan. Dengan koordinasi tersebut, dugaan pengiriman ketamin dalam jumlah besar dapat dihentikan sebelum masuk dan beredar di Indonesia.

Frequently Asked Questions

What is Awal Kecurigaan Polisi terhadap Kapal Pembawa 1?

Awal Kecurigaan Polisi terhadap Kapal Pembawa 1 is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Awal Kecurigaan Polisi terhadap Kapal Pembawa 1 matter?

Awal Kecurigaan Polisi terhadap Kapal Pembawa 1 matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Gabung diskusi