beritaterbaik
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Prabowo Sebut Kabinet Seperti Klub Bola: Pemain Cadangan Jangan Frustasi

Published Oktober 21, 2026 · Updated Oktober 21, 2026 · By wpmanadmin - beritaterbaik.com

Foto : beritaterbaik.com

Prabowo Minta Anggota Kabinet yang Belum Mendapat Peran Utama Tetap Bersabar

Beritaterbaik.com – Presiden Prabowo Subianto memakai gambaran pertandingan sepak bola saat memimpin sidang kabinet paripurna dua tahun pemerintahan di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (21/10/2026). Analogi itu digunakan untuk menjelaskan bahwa setiap anggota Kabinet Merah Putih memiliki posisi dan waktu kontribusi yang tidak selalu sama sejak awal masa pemerintahan.

Dalam ilustrasi tersebut, ada pemain inti, pemain pendukung, penyerang, hingga pemain cadangan. Prabowo menekankan bahwa susunan peran dalam pemerintahan tidak berarti seluruh orang harus langsung dimainkan pada tahap pembukaan. Ia meminta pihak yang masih menunggu kesempatan tidak memandang keadaan itu sebagai alasan untuk kehilangan semangat.

“Sebagaimana saya sampaikan dari awal pemerintahan kita, tidak semua pemain akan kita mainkan di awal. Ada yang cadangan, ada yang pendukung, ada yang striker,” kata Prabowo.

Masa Pemerintahan Masih di Tahap Awal

Prabowo menggambarkan dua tahun pertama pemerintahannya sebagai bagian awal dari pertandingan yang lebih panjang. Masa jabatan pemerintahan berlangsung lima tahun, sehingga ia menilai perjalanan kabinet belum mencapai titik jeda di tengah laga.

Dengan perhitungan itu, dua setengah tahun pertama dapat dipahami sebagai babak awal, sedangkan periode setelahnya menjadi kesempatan untuk memasuki tahap berikutnya. Pesan tersebut diarahkan terutama kepada anggota kabinet yang belum memperoleh penugasan atau ruang tampil sebesar rekan-rekan lainnya.

“Yang cadangan jangan frustasi, pada saatnya saudara akan kita mainkan. Ibarat ini pertandingan sepak bola, kita sesungguhnya belum sampai ke half time,” tuturnya.

Ia kemudian menjelaskan bahwa pemerintahan lima tahun belum menyelesaikan satu babak saat baru berjalan dua tahun. Karena itu, pembagian tugas, penyesuaian peran, dan kebutuhan tenaga dalam kabinet masih dapat berubah seiring perjalanan program pemerintah.

Pesan mengenai kesabaran ini juga menyoroti pentingnya kesiapan. Dalam sebuah tim sepak bola, pemain pengganti tetap harus menjaga kondisi dan memahami strategi agar dapat langsung berkontribusi ketika dibutuhkan. Gambaran yang sama dapat diterapkan pada kerja kabinet: setiap pejabat perlu tetap siap menjalankan mandat ketika situasi atau prioritas pemerintahan memerlukan keterlibatannya.

Menjawab Kegelisahan Pemain Cadangan

Prabowo mengakui telah melihat kegelisahan dari pihak-pihak yang masih menanti giliran. Namun, ia meminta mereka untuk tenang karena pemerintahan masih berada dalam tahap pertama dari masa kerja lima tahun.

“Jadi, ini masih babak pertama. Jadi, tenang-tenang aja para pemain cadangan yang saya sudah lihat gelisah. Kapan saya dimainkan?” ucap Prabowo.

Pernyataan itu memperlihatkan bahwa ritme kerja pemerintahan tidak selalu menempatkan semua anggota pada sorotan yang sama. Ada kementerian, wakil menteri, maupun kepala badan yang dapat menghadapi kebutuhan tugas berbeda pada waktu berbeda. Penugasan juga berkaitan dengan agenda yang sedang menjadi prioritas dan kebutuhan koordinasi antarlembaga.

Dalam konteks kabinet, peran yang tidak selalu terlihat di ruang publik tetap dapat memiliki arti penting. Penyusunan kebijakan, koordinasi internal, persiapan program, dan penguatan pelaksanaan kerja pemerintahan membutuhkan keterlibatan banyak unsur. Karena itu, pesan Prabowo tidak hanya berbicara tentang kesempatan tampil, melainkan juga mengenai disiplin untuk menunggu dan tetap siap bekerja.

Perhatian pada Kondisi Kesehatan Kabinet

Selain membahas pembagian peran, Prabowo menyampaikan kekhawatiran atas kondisi kesehatan sejumlah anggota kabinet. Ia menilai perhatian terhadap kebugaran menjadi penting karena pada tahap awal pemerintahan sudah ada anggota yang harus menjalani perawatan di rumah sakit.

“Tapi, Saudara-saudara, saya sudah prihatin, di babak pertama sudah ada yang masuk rumah sakit,” ujar Prabowo.

Ia meminta Menteri Kesehatan untuk mempertimbangkan penyediaan vitamin yang baik bagi para menteri, wakil menteri, dan kepala badan. Prabowo bahkan menyatakan siap memberikan daftar vitamin apabila diperlukan.

“Saya minta Menteri Kesehatan, coba Menteri-Menteri, Wakil Menteri, Kepala Badan mungkin diundang chk yang bagus, kalau Menteri Kesehatan tidak tahu, nanti dari saya daftar vitaminnya,” pungkasnya.

Perhatian itu disampaikan di tengah tuntutan kerja pemerintahan yang memerlukan koordinasi rutin dan kesiapan pejabat di berbagai bidang. Kondisi fisik menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kelancaran pelaksanaan tugas, terutama ketika kabinet harus menjaga ritme kerja dalam masa pemerintahan yang masih panjang.

Melalui perumpamaan sepak bola tersebut, Prabowo menyampaikan dua penekanan utama kepada jajaran Kabinet Merah Putih: kesempatan kerja akan berkembang sesuai kebutuhan pemerintahan, sementara kesiapan dan kesehatan harus dijaga oleh seluruh anggota tim. Bagi para “pemain cadangan”, pesan itu menjadi ajakan untuk tidak larut dalam penantian, melainkan tetap mempersiapkan diri untuk saat ketika peran mereka diperlukan.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Prabowo Sebut Kabinet Seperti Klub Bola?

Prabowo Sebut Kabinet Seperti Klub Bola is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Prabowo Sebut Kabinet Seperti Klub Bola matter?

Prabowo Sebut Kabinet Seperti Klub Bola matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.