Pemerintah Belum Buka Pintu Bantuan Asing untuk Korban Gempa NTT
NTT: 68 Jiwa Tewas, Pemerintah Tegaskan Belum Butuh Bantuan Luar Negeri
Korban Jiwa Meluas di Tujuh Kabupaten
Beritaterbaik.com – Angka korban meninggal akibat guncangan gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus merangkak naik dan kini mencapai 68 orang. Sebanyak 213 warga lainnya tercatat mengalami luka-luka. Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, merinci sebaran korban jiwa yang tersebar dari wilayah Manggarai hingga Ngada.
"Dengan rincian di Kabupaten Manggarai sebanyak 26 jiwa, Kabupaten Manggarai Timur 24 jiwa, Kabupaten Nagekeo sebanyak 8 jiwa, Kabupaten Sikah 4 jiwa, Kabupaten Ende 2 jiwa, Kabupaten Manggarai Barat 2 jiwa, dan Kabupaten Ngada 2 jiwa."
Berton menambahkan bahwa data tersebut masih bersifat dinamis seiring proses pencarian dan verifikasi yang terus berlangsung di lapangan. Pihaknya berkomitmen melaporkan setiap perubahan angka secara cepat.
"Dan kita selalu berharap dan berdoa agar tidak ada lagi ketambahan dari jiwa yang meninggal maupun yang luka-luka."
Pintu Bantuan Asing Masih Tertutup
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah Indonesia belum membuka akses bagi bantuan asing untuk penanganan bencana gempa di NTT. Menurutnya, kapasitas penanganan dalam negeri masih memadai untuk mengatasi dampak yang terjadi.
"Belum ya, nanti kita lihat karena berdasarkan laporan juga kami kebetulan juga setiap hari memonitor perkembangan di lapangan, semua masih bisa kita tangani gitu."
Pernyataan itu disampaikan Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin (17/8/2026). Ia menekankan bahwa pemantauan harian terhadap situasi di lapangan menjadi dasar keputusan pemerintah.
Logistik dan Rencana Hunian Pengganti
Puluhan ton bantuan logistik telah dikirimkan pemerintah ke wilayah terdampak gempa di NTT. Selain pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi, pemerintah juga tengah mengidentifikasi lokasi pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi warga yang rumahnya rusak berat.
"Baik kebutuhan logistik, kebutuhan pengungsi, bahkan rencana-rencana untuk perbaikan baik Huntara maupun Huntap itu pun sudah dalam proses diidentifikasi."
Di samping korban jiwa dan luka, sejumlah rumah warga serta fasilitas umum dilaporkan mengalami kerusakan berat. Seluruh data terkait masih dalam tahap pemutakhiran seiring berjalannya operasi di lapangan.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Pemerintah Belum Buka Pintu Bantuan Asing?Pemerintah Belum Buka Pintu Bantuan Asing is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Pemerintah Belum Buka Pintu Bantuan Asing matter?Pemerintah Belum Buka Pintu Bantuan Asing matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.