MRT Fase 2 Dibangun, Lalu Lintas Gajah Mada-Hayam Wuruk Direkayasa
Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan Selama Pembangunan MRT Jakarta Fase 2
Beritaterbaik.com – Pembangunan MRT Jakarta Fase 2 CP202 akan membawa perubahan pola perjalanan di koridor Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk. Untuk menjaga pergerakan kendaraan di tengah pekerjaan konstruksi, Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyiapkan pengaturan lalu lintas secara bertahap mulai 4 Oktober 2026 sampai 31 Maret 2027.
Area pekerjaan membentang dari Simpang Harmoni hingga Simpang Mangga Besar. Proyek tersebut mencakup pembangunan tiga stasiun MRT, yaitu Harmoni, Sawah Besar, dan Mangga Besar. Pengendara yang melintas di jalur ini perlu memperhatikan perubahan lajur, arah perjalanan, serta penggunaan jalur bersama bus Transjakarta pada masing-masing tahap.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menyampaikan bahwa pengaturan ini dirancang agar aktivitas transportasi tetap dapat berlangsung selama konstruksi berjalan.
Agar mobilitas tetap aman dan lancar, Dishub DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi tersebut.
Pengaturan di kawasan Harmoni
Di Harmoni, tahap pertama diterapkan pada 12 Oktober 2026 hingga 31 Januari 2027. Kendaraan yang datang dari Jalan Veteran, Jalan Majapahit, dan Jalan Suryopranoto dengan tujuan Kota akan diarahkan melintasi Jalan Gajah Mada melalui pola contra flow.
Dari arah Kota menuju Simpang Harmoni, tersedia dua lajur contra flow untuk kendaraan yang akan menuju Jalan Majapahit. Selain itu, satu lajur Transjakarta dengan skema mix traffic dapat digunakan kendaraan menuju Jalan Ir H Juanda melalui sisi gedung. Jalur ini dimulai dari sekitar Gedung Padang Merdeka.
Susunan jalur di Harmoni berubah lagi mulai 1 Februari sampai 31 Maret 2027. Pada periode itu, dua lajur contra flow reguler dipakai untuk arus menuju Jalan Majapahit. Satu lajur Transjakarta mix traffic tetap difungsikan bagi kendaraan yang bergerak menuju Jalan Ir H Juanda.
Perubahan ini berarti pengguna jalan perlu mencermati penanda arah sebelum memasuki Simpang Harmoni. Pengemudi yang terbiasa menggunakan rute lama juga perlu memperhitungkan waktu perjalanan, khususnya saat harus memilih jalur yang berbagi ruang dengan layanan Transjakarta.
Skema lalu lintas di Sawah Besar
Rekayasa di kawasan Sawah Besar juga dimulai pada 12 Oktober 2026 dan berlangsung hingga 31 Januari 2027 untuk tahap awal. Kendaraan yang menuju Kota akan menggunakan dua lajur mix traffic di Jalan Gajah Mada bersama bus Transjakarta, ditambah satu lajur di Jalan Hayam Wuruk.
Sebaliknya, arus kendaraan dari Kota ke Harmoni akan melalui tiga lajur mix traffic di Jalan Gajah Mada yang dipakai bersama armada Transjakarta. Sementara itu, kendaraan dari Jalan Hasyim Ashari menuju Kota diarahkan menggunakan sisi gedung di Jalan Gajah Mada.
Mulai 1 Februari hingga 31 Maret 2027, pengaturan arah Kota menuju Harmoni dipindahkan ke tiga lajur mix traffic di Jalan Hayam Wuruk bersama Transjakarta. Pada tahap berikutnya ini, perjalanan dari Jalan Hasyim Ashari menuju Kota memakai sisi sungai Jalan Gajah Mada.
Pengalihan tersebut membuat posisi lajur perjalanan berubah antarperiode. Karena itu, pengendara disarankan tidak hanya mengandalkan kebiasaan rute sehari-hari, melainkan mengikuti rambu sementara dan arahan petugas di sekitar lokasi pekerjaan.
Penyesuaian koridor Mangga Besar
Di kawasan Mangga Besar, pengaturan pertama diberlakukan lebih awal, yakni 4 hingga 31 Oktober 2026. Kendaraan menuju Kota menggunakan tiga lajur mix traffic di Jalan Gajah Mada bersama bus Transjakarta. Untuk arah sebaliknya, dari Kota menuju Harmoni, tersedia satu lajur di Jalan Gajah Mada serta dua lajur mix traffic di Jalan Hayam Wuruk yang juga digunakan bersama Transjakarta.
Skema di Mangga Besar kemudian berlanjut dengan penyesuaian pada 1 November 2026 hingga 4 Januari 2027. Pengaturan berikutnya kembali berubah untuk periode 5 Januari sampai 31 Maret 2027.
Pada tahap terakhir tersebut, kendaraan yang menuju Kota akan menggunakan tiga lajur Jalan Gajah Mada bersama bus Transjakarta. Sementara kendaraan dari Kota yang bergerak ke arah Harmoni dialihkan ke tiga lajur Jalan Hayam Wuruk bersama Transjakarta.
Pengguna Jalan Diminta Mengutamakan Keselamatan
Koridor Gajah Mada-Hayam Wuruk merupakan jalur yang menghubungkan sejumlah kawasan penting di pusat Jakarta. Selama pengerjaan MRT berlangsung, perbedaan pengaturan pada setiap lokasi dan periode dapat memengaruhi pilihan jalur bagi kendaraan pribadi, angkutan umum, maupun pengguna jalan lain.
Budi meminta seluruh pengguna jalan untuk mematuhi pengaturan yang telah ditetapkan. Kepatuhan terhadap rambu, marka sementara, serta arahan petugas diperlukan agar arus kendaraan tetap tertib di sekitar proyek.
Diimbau kepada pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas yang ada dan mengutamakan keselamatan di jalan.
Pengendara yang akan melintasi Harmoni, Sawah Besar, atau Mangga Besar sebaiknya memberi perhatian lebih pada arah lajur yang berlaku sesuai tanggal perjalanan. Dengan memahami tahapan rekayasa sejak awal, pengguna jalan dapat menyesuaikan rute dan berkendara dengan lebih aman selama pembangunan MRT Jakarta Fase 2 CP202 berlangsung.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is MRT Fase 2 Dibangun Lalu Lintas?MRT Fase 2 Dibangun Lalu Lintas is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does MRT Fase 2 Dibangun Lalu Lintas matter?MRT Fase 2 Dibangun Lalu Lintas matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.