beritaterbaik
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

KPK Usut Penyewaan Unit Wisma Atlet dalam Kasus Bea Cukai

Published Agustus 14, 2026 · Updated Agustus 14, 2026 · By beritaterbaik - beritaterbaik.com

KPK Usut Penyewaan Unit Wisma Atlet dalam Kasus Korupsi Bea Cukai

Beritaterbaik.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini tengah melakukan pendalaman terkait KPK Usut Penyewaan Unit Wisma Atlet di kawasan Pademangan, Jakarta Utara. Langkah ini diambil sebagai bagian dari penyidikan dugaan korupsi yang melibatkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Proses pemeriksaan dilakukan dengan memanggil seorang pengelola Wisma Atlet sebagai saksi pada tanggal 7 Agustus 2026. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa fokus utama penyidik adalah menelusuri riwayat penyewaan serta penggunaan berbagai unit di fasilitas tersebut.

"Pemeriksaan terhadap saksi, atau yang bersangkutan, untuk menerangkan penyewaan ataupun penggunaan beberapa unit di Wisma Atlet yang berkaitan dengan penyidikan yang sedang dilakukan," ujar Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2026.

Menurut keterangan yang disampaikan, informasi dari pengelola Wisma Atlet sangat krusial bagi KPK. Hal ini diperlukan untuk membantu penyidik menelusuri siapa saja pihak yang menggunakan unit-unit tersebut dan apakah ada kaitannya dengan perkara korupsi di lingkungan Bea Cukai. Sebelumnya, KPK telah melaksanakan operasi tangkap tangan (OTT) yang menetapkan sejumlah pejabat dan pihak swasta sebagai tersangka dalam kasus ini.

Tersangka yang Telah Ditetapkan

Daftar tersangka yang ditetapkan KPK cukup panjang dan mencakup berbagai level jabatan. Di antaranya adalah Rizal, mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai periode 2024 hingga Januari 2026 yang kini menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sumatera Bagian Barat. Selain itu, terdapat Sisprian Subiaksono sebagai Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai, serta Orlando Hamonangan yang menjabat sebagai Kepala Seksi Intelijen Bea Cukai.

Dari sektor swasta, KPK juga menetapkan tiga tersangka. Mereka adalah John Field sebagai pemilik Blueray Cargo, Andri sebagai Ketua Tim Dokumentasi Importasi Blueray Cargo, dan Dedy Kurniawan sebagai Manajer Operasional Blueray Cargo. Perkembangan terbaru terjadi pada 26 Februari 2026 ketika KPK menetapkan Budiman Bayu Prasojo, Kepala Seksi Intelijen Cukai Direktorat Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai, sebagai tersangka baru.

Penyidikan terus berkembang seiring waktu. Pada 21 Juli 2026, KPK mengumumkan penerbitan dua surat perintah penyidikan (sprindik) baru. Salah satu sprindik telah menetapkan seorang tersangka, namun identitasnya belum diumumkan secara resmi. Sementara itu, sprindik kedua masih bersifat umum tanpa tersangka yang ditetapkan. Sehari setelah pengumuman tersebut, KPK mengonfirmasi bahwa John Field menyebut salah satu tersangka baru adalah Gatot Heroe Hernanda, Kepala Kantor Bea Cukai Kediri.

Peran Wisma Atlet dalam Penyidikan

Kini, perhatian KPK kembali tertuju pada KPK Usut Penyewaan Unit Wisma Atlet. Penggunaan fasilitas ini menjadi salah satu titik penting dalam mengungkap jaringan korupsi yang melibatkan pejabat Bea Cukai dan pihak swasta. Keterangan dari pengelola akan membantu penyidik memahami pola penggunaan unit-unit tersebut, termasuk frekuensi kunjungan dan pihak-pihak yang memanfaatkan fasilitas ini.

Penyidikan ini menunjukkan komitmen KPK dalam memberantas korupsi secara menyeluruh. Dengan menelusuri berbagai aspek, termasuk penggunaan fasilitas publik seperti Wisma Atlet, KPK berharap dapat mengungkap seluruh rangkaian kasus dengan tuntas. Masyarakat dapat mengikuti perkembangan terbaru melalui portal berita terpercaya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Liputan6.com

FAQ: KPK Usut Penyewaan Unit Wisma Atlet

Apa yang sedang disidik oleh KPK terkait Wisma Atlet?

KPK sedang menelusuri penyewaan dan penggunaan unit-unit di Wisma Atlet Pademangan yang diduga berkaitan dengan kasus korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Kapan pemeriksaan terhadap pengelola Wisma Atlet dilakukan?

Pemeriksaan terhadap pengelola Wisma Atlet sebagai saksi dilakukan pada 7 Agustus 2026.

Berapa banyak tersangka yang telah ditetapkan KPK dalam kasus ini?

Hingga saat ini, KPK telah menetapkan minimal tujuh tersangka, termasuk pejabat Bea Cukai dan pihak swasta dari Blueray Cargo.

Apa peran Wisma Atlet dalam kasus ini?

Wisma Atlet digunakan sebagai salah satu lokasi yang menjadi fokus penyidikan karena diduga ada hubungan antara penggunaan unit-unit di sana dengan pihak-pihak yang terlibat dalam kasus korupsi Bea Cukai.

Related Reading