beritaterbaik
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Gentengisasi Prabowo, Menteri PKP Borong Jutaan Genteng Plered-Majalengka

Published September 17, 2026 · Updated September 17, 2026 · By wpmanadmin - beritaterbaik.com

Foto : beritaterbaik.com

Program Gentengisasi Disiapkan untuk Rumah MBR

Beritaterbaik.com – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan Program Gentengisasi untuk membantu rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang hingga kini masih beratapkan seng. Program yang menjadi arahan langsung Presiden Prabowo Subianto itu diarahkan untuk mengganti penutup atap seng dengan genteng, sehingga penghuni rumah tidak terlalu terdampak panas yang kerap terasa dari atap berbahan logam.

Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan perkembangan program tersebut dalam konferensi pers mengenai pembaruan program prioritas dan percepatan penyediaan hunian layak serta terjangkau di Jakarta, Rabu (16/9/2026). Kegiatan itu juga dihadiri Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari.

Selain menargetkan perbaikan kondisi hunian, program ini dirancang untuk melibatkan sentra produksi lokal. Pengadaan genteng akan dilakukan secara bertahap melalui pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Plered serta Majalengka. Dengan pola tersebut, kebutuhan material perumahan dipadukan dengan upaya memperkuat aktivitas usaha para pengrajin di daerah penghasil genteng.

Pengiriman Besar Ditargetkan Oktober dan November

Maruarar menyebut distribusi dalam jumlah besar direncanakan mulai berlangsung pada Oktober dan November 2026. Majalengka menjadi salah satu wilayah dengan target pasokan paling besar, sedangkan Plered juga disiapkan sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan genteng program tersebut.

“Mohon doanya, bulan Oktober dan bulan November kami akan melakukan pengiriman. Di Majalengka itu November minimal 2 juta genteng, kemudian di Plered sekitar 500 genteng,” ujar Maruarar, Rabu (16/9/2026).

Jumlah genteng yang disiapkan memperlihatkan bahwa pelaksanaan program membutuhkan perencanaan produksi hingga pengangkutan yang terkoordinasi. Untuk pengiriman minimal dua juta genteng dari Majalengka saja, Kementerian PKP memperkirakan diperlukan sekitar 600 armada truk. Perhitungan itu mencerminkan besarnya kebutuhan logistik, mulai dari kesiapan barang hingga pengaturan distribusi menuju penerima manfaat.

Bagi rumah MBR, penggantian atap bukan sekadar perubahan tampilan bangunan. Atap merupakan bagian penting dalam kenyamanan dasar sebuah rumah. Ketika atap seng membuat suhu di dalam rumah terasa lebih panas, penggunaan genteng diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk menciptakan kondisi tinggal yang lebih layak dan nyaman bagi keluarga penerima program.

UMKM Tidak Hanya Menerima Pesanan

Kementerian PKP menekankan bahwa pelibatan pengrajin tidak berhenti pada pemberian pesanan genteng. Para pelaku UMKM juga akan menjalani pembinaan dan perlu memenuhi sertifikasi keandalan dari Kementerian Perindustrian. Syarat tersebut diposisikan sebagai bagian penting agar produk yang sampai ke masyarakat memiliki mutu yang dapat dipertanggungjawabkan.

Pendekatan ini sejalan dengan keinginan Presiden Prabowo agar pemberdayaan UMKM menghasilkan peningkatan kapasitas usaha yang nyata. Artinya, para pengrajin didorong untuk memperkuat standar produksi dan kualitas produknya, bukan hanya memperoleh permintaan dalam jangka pendek tanpa pengembangan kemampuan usaha.

Sertifikasi keandalan juga penting dalam pengadaan material bangunan karena genteng akan digunakan sebagai pelindung rumah dalam waktu panjang. Ketahanan dan kualitas produk menjadi perhatian agar manfaat program tidak hanya dirasakan saat pemasangan, tetapi juga dapat menopang kebutuhan hunian masyarakat secara berkelanjutan.

Dukungan Pembiayaan dan Pengawasan Pelaksanaan

Di sisi pembiayaan, Kementerian PKP bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Kolaborasi tersebut ditujukan untuk menyediakan dukungan pendanaan yang terukur dan sistematis bagi para pengrajin. Ketersediaan pembiayaan menjadi unsur penting karena peningkatan produksi dalam skala besar memerlukan kesiapan bahan, tenaga kerja, serta proses distribusi yang memadai.

Maruarar juga menyoroti perlunya pengawasan secara rinci sepanjang program berjalan. Dengan volume pengadaan yang besar dan keterlibatan banyak pihak, pengendalian pelaksanaan diperlukan untuk menjaga kesesuaian antara target produksi, standar kualitas, kebutuhan penerima, dan jadwal pengiriman.

Ia menegaskan sikapnya terkait hambatan birokrasi internal yang disebutnya sebagai deep state. Maruarar menyatakan bahwa dirinya tidak akan memberi ruang bagi pihak yang tidak mendukung penyelenggaraan program.

“Saya kebetulan tidak kompromi soal deep state ini, kalau mau ikut, ikut, kalau enggak ya enggak apa-apa,” tegas Maruarar.

Program Gentengisasi menempatkan perbaikan atap rumah, penguatan UMKM, jaminan mutu produk, pembiayaan pengrajin, dan distribusi logistik dalam satu rangkaian kerja. Keberhasilannya akan sangat ditentukan oleh kesiapan produksi di Plered dan Majalengka, kelancaran pengiriman yang dijadwalkan mulai Oktober dan November, serta ketelitian dalam memastikan genteng yang diadakan benar-benar sampai kepada rumah MBR yang membutuhkan.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Gentengisasi Prabowo Menteri PKP Borong Jutaan?

Gentengisasi Prabowo Menteri PKP Borong Jutaan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Gentengisasi Prabowo Menteri PKP Borong Jutaan matter?

Gentengisasi Prabowo Menteri PKP Borong Jutaan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.