beritaterbaik
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Gempa NTT Lebih Besar Pernah Terjadi 34 Tahun Lalu

Published Agustus 15, 2026 · Updated Agustus 15, 2026 · By beritaterbaik - beritaterbaik.com

Gempa 7.0 M di NTT: Peristiwa Sebanding Terjadi 34 Tahun Silam

Beritaterbaik.com – Gempa NTT Lebih Besar Pernah Terjadi 34 tahun lalu, tepatnya pada tahun 1992, ketika wilayah Nusa Tenggara Timur diguncang gempa berkekuatan Magnitudo 7,5. Kini, kejadian serupa kembali melanda kawasan tersebut dengan kekuatan yang bahkan lebih besar. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memperbarui informasi mengenai kekuatan gempa yang mengguncang wilayah Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu pagi. Awalnya tercatat sebesar Magnitudo 7,7, data terbaru menunjukkan angka tersebut turun menjadi M 7,0. Guncangan ini terjadi tepat pada pukul 04.58.23 WIB dengan pusat aktivitas di bawah laut, berjarak sekitar 38 kilometer dari arah timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo. Kedalaman episentrum tercatat mencapai 10 kilometer.

Korban dan Kerusakan di Maumere

Dampak gempa ini terasa sangat kuat di berbagai wilayah NTT, khususnya di Maumere, Kabupaten Sikka. Dua warga Maumere dilaporkan tewas akibat tertimpa reruntuhan bangunan di Pelabuhan Lorens Say Maumere. Kepala SAR Maumere, Fathur Rahman, menjelaskan bahwa saat ini total ada dua orang yang meninggal dunia dan lima lainnya mengalami luka-luka. Salah satu korban meninggal di rumah sakit setelah berhasil dievakuasi, sementara korban lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal di antara puing-puing gedung. Gempa NTT Lebih Besar Pernah terjadi di kawasan ini, namun kali ini kerusakan yang ditimbulkan cukup signifikan.

"Saat gempa, kebetulan ada jadwal kapal Pelni yang mau sandar," ujarnya. Menurutnya, ratusan calon penumpang itu tertimpa reruntuhan saat berada di ruang tunggu pelabuhan Lorens Say Maumere. Kejadian ini menjadi pengingat bahwa NTT memang berada di jalur cincin api Pasifik yang rawan gempa.

Perbandingan dengan Gempa 1992

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menyebutkan bahwa kejadian serupa dengan kekuatan lebih besar pernah melanda NTT tiga dekade lalu. Gempa pada tahun 1992 tersebut mencapai Magnitudo 7,5 dan menyebabkan kerusakan yang sangat luar biasa. "Setelah 30 tahun terjadi lagi (hari ini)," kata Wijayanto dalam konferensi pers yang digelar di kantor BMKG pada Sabtu (15/8/2026). Peristiwa ini menunjukkan bahwa Gempa NTT Lebih Besar Pernah terjadi di masa lalu, dan masyarakat perlu lebih waspada terhadap potensi bencana serupa.

Wijayanto juga mengingatkan seluruh masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Ia meminta warga untuk menjauhi bangunan-bangunan yang kondisinya sedang ambruk atau rusak berat demi keselamatan diri sendiri. Selain itu, ia menyarankan agar masyarakat menghindari area pantai karena potensi tsunami masih ada, meskipun belum ada peringatan resmi dari BMKG.

Tips Keselamatan Saat Gempa

Menyadari bahwa Gempa NTT Lebih Besar Pernah terjadi di kawasan ini, penting bagi masyarakat untuk memahami langkah-langkah keselamatan. Pertama, segera cari tempat berlindung di bawah meja atau struktur yang kokoh. Kedua, hindari area dekat jendela dan dinding yang mungkin runtuh. Ketiga, setelah gempa berhenti, evakuasi ke tempat terbuka jika diperlukan. Keempat, selalu siap siaga dengan tas darurat yang berisi makanan, air, dan obat-obatan.

Untuk informasi lebih lanjut tentang gempa dan bencana alam di Indonesia, Anda dapat mengunjungi artikel terkait di bawah ini:

Gempa NTT Lebih Besar Pernah Terjadi 34 Tahun Lalu | BMKG Peringatan Tsunami NTT | Tips Keselamatan Saat Gempa

FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Gempa NTT

Apakah ada risiko tsunami setelah gempa NTT? Ya, meskipun belum ada peringatan resmi, potensi tsunami masih ada. Masyarakat disarankan untuk menjauhi area pantai hingga situasi dinyatakan aman.

Berapa lama gempa susulan bisa terjadi? Gempa susulan bisa terjadi dalam beberapa hari hingga minggu setelah gempa utama. BMKG akan terus memantau aktivitas seismik di kawasan tersebut.

Bagaimana cara mengetahui informasi gempa terbaru? Anda dapat mengikuti akun resmi BMKG di media sosial atau mengunjungi website mereka untuk mendapatkan informasi real-time tentang gempa dan peringatan dini.

Apa yang harus dilakukan jika terjebak di bawah reruntuhan? Segera tutupi mulut dan hidung dengan kain untuk menghindari debu. Ketuk-ketuk dinding atau pipa untuk memberi sinyal kepada tim SAR. Tetap tenang dan hemat tenaga hingga bantuan tiba.

Related Reading