beritaterbaik
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Eks Ketua RW Dipolisikan Terkait Dugaan Penggelapan Kas Rp 11 Miliar

Published Agustus 17, 2026 · Updated Agustus 17, 2026 · By beritaterbaik - beritaterbaik.com

Warga Kapuk Muara Laporkan Eks Pengurus RW ke Polisi atas Dugaan Penggelapan Rp 11 Miliar

Beritaterbaik.com – Pengurus baru RW 011 Kelurahan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, resmi menempuh jalur hukum setelah menemukan indikasi penyelewengan dana kas warga senilai kurang lebih Rp 11 miliar. Laporan polisi diajukan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Metro Jakarta Utara pada 27 Juni 2026 pukul 20.53 WIB, dengan nomor surat tanda penerimaan LP/B/1465/VI/2026/SPKT/POLRES METRO JAKUT/POLDA METRO JAYA.

Dua orang berinisial E dan B menjadi terlapor dalam perkara ini. Keduanya tercatat sebagai Ketua RW dan Sekretaris RW 011 untuk periode 2021–2024. Tindakan hukum yang didakwakan merujuk pada Pasal 486 dan/atau Pasal 488 KUHP tentang penggelapan serta penggelapan dalam jabatan.

Akar Masalah: Kendali Rekening di Luar Wewenang

Berdasarkan SK Lurah Kapuk Muara Nomor 130 Tahun 2021 yang diterbitkan pada 30 September 2021, susunan pengurus RW 011 kala itu menetapkan E sebagai Ketua dan B sebagai Sekretaris. Untuk menampung iuran warga, dibentuklah Kas RW 011 dengan Bendahara berinisial E. T. yang diminta membuka rekening khusus.

Akan tetapi, kendali atas buku rekening dan kartu ATM tidak diserahkan kepada bendahara sebagaimana mestinya. Sebaliknya, kedua instrumen keuangan tersebut sepenuhnya berada di tangan Sekretaris B. Situasi ini berlanjut hingga April 2022, ketika E. T. meminta agar rekeningnya tidak lagi dipakai.

Merespons permintaan itu, Sekretaris B kemudian menghubungi Ketua RT 08 berinisial J. W. untuk membuka rekening baru atas nama pribadi. Rekening tersebut selanjutnya difungsikan sebagai kas RW, namun kendalinya tetap berada di tangan B.

Pergantian Pengurus dan Temuan Transaksi Mencurigakan

Pada 5 Mei 2026, SK Lurah Kapuk Muara Nomor 104 Tahun 2026 mengesahkan pergantian kepemimpinan RW 011. E mengundurkan diri dari jabatannya dan posisi itu diambil alih oleh T. P. Setelah resmi menjabat, T. P. melakukan inventarisasi serta penelusuran menyeluruh terhadap seluruh dokumen keuangan RW yang mencakup periode September 2021 hingga September 2024.

Dari proses audit internal itulah terungkap sejumlah transaksi kas yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, sehingga memicu dugaan penggelapan dana milik warga.

Dua Kali Panggilan Klarifikasi Diabaikan

Pengurus RW 011 melayangkan surat undangan klarifikasi pertama kepada Sekretaris B pada 5 Juni 2026. Namun, B tidak hadir tanpa memberikan keterangan. Undangan kedua dikirimkan kembali pada 11 Juni 2026 dengan tembusan kepada Lurah, Camat, hingga Walikota. Sekali lagi, terlapor mangkir tanpa alasan yang jelas.

"Kami sudah dua kali memanggil untuk klarifikasi, tetapi tidak diindahkan. Padahal ini menyangkut uang warga. Karena itulah kami memilih jalur hukum," tegas Rakhman Permana, kuasa hukum Ketua RW 11 yang baru, Minggu (16/8/2026).

Rakhman menambahkan bahwa temuan tersebut berawal dari penelusuran laporan keuangan periode lama oleh pengurus baru.

"Berdasarkan penelusuran terhadap laporan keuangan periode lama, pengurus baru menemukan indikasi penyelewengan dana kas RW sebesar kurang lebih Rp 11 miliar," ujar Rakhman.

Dengan ditemukannya transaksi mencurigakan serta sikap tidak kooperatif dari para terlapor, pengurus RW 011 melalui kuasa hukumnya memutuskan untuk melaporkan kasus ini ke Polres Metro Jakarta Utara. Laporan telah diterima dan saat ini tengah dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.

"Kami tidak punya pilihan lain. Ini uang kas RW, artinya uang milik warga. Kami berharap proses hukum berjalan adil dan transparan," pungkas Rakhman.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Eks Ketua RW Dipolisikan Terkait Dugaan?

Eks Ketua RW Dipolisikan Terkait Dugaan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Eks Ketua RW Dipolisikan Terkait Dugaan matter?

Eks Ketua RW Dipolisikan Terkait Dugaan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.