beritaterbaik
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Anggota DPR Minta Maaf Usai Viral Video Call Saat Rapat

Published September 20, 2026 · Updated September 20, 2026 · By wpmanadmin - beritaterbaik.com

Foto : beritaterbaik.com

Moreno Soeprapto Klarifikasi Video Call Saat Rapat Komisi XII

Beritaterbaik.com – Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Moreno Soeprapto, menyampaikan permintaan maaf setelah rekaman dirinya menerima video call ketika rapat dengar pendapat Komisi XII menjadi sorotan di media sosial. Dalam potongan video yang beredar, Moreno terlihat mengarahkan layar ponsel ke area sidang dan sempat menjulurkan lidah.

Moreno kemudian memberi penjelasan melalui akun Instagram pribadinya, @moreno_soeprapto, bersama istrinya, Noorani Sukardi. Keduanya menyampaikan bahwa panggilan tersebut berkaitan dengan kondisi anak mereka, Nuha, yang baru menjalani perawatan dan masih dalam masa pemulihan.

“Saya Moreno Soeprapto dan juga sama istri saya, saya Nurani. Saya ingin menjelaskan tentang kejadian yang beredar video pada saat rapat dengar pendapat di Komisi XII,” ujar Moreno dalam video yang dikutip pada Minggu, 20 September 2026.

Anak Disebut Baru Pulang dari Rumah Sakit

Noorani menjelaskan, anak mereka sedang sakit dan baru keluar dari rumah sakit saat kejadian berlangsung. Dalam masa pemulihan itu, sang anak disebut rewel karena ingin bertemu ayahnya yang tengah bekerja.

Ia mengatakan panggilan video itu dilakukan hanya sesaat agar anaknya dapat melihat bahwa Moreno sedang menjalankan tugas. Namun, Noorani mengakui tindakan tersebut tidak ditempatkan pada waktu yang tepat karena Moreno berada di tengah forum rapat bersama anggota dewan lain.

“Mohon maaf sebelumnya, pada waktu itu anak saya baru keluar dari rumah sakit dan lagi masa pemulihan,” kata Noorani.

Menurut penjelasannya, anak tersebut meminta video call karena merasa ayahnya sering bekerja dan tidak berada di rumah. Panggilan itu dimaksudkan untuk menenangkan anak, bukan untuk mengabaikan jalannya rapat.

Noorani menyatakan dirinya dan Moreno menyesali pilihan tersebut. Ia juga meminta doa agar keduanya dapat menjalankan peran sebagai orang tua, pekerja, dan wakil rakyat dengan lebih baik.

“Mungkin keputusan yang diambil pada saat itu bukan keputusan yang tepat, sebagai orang tua kami mohon maaf,” ucap Noorani.

Moreno Tegaskan Tidak Bermaksud Meremehkan Rapat

Moreno membenarkan bahwa video call memang diterima ketika rapat sedang berjalan. Ia menyebut panggilan itu masuk setelah dirinya selesai berbicara. Saat itu, ia ingin memberi pengertian kepada Nuha bahwa dirinya masih berada dalam rapat dan akan menghubungi kembali setelah agenda selesai.

Ia juga menerangkan bahwa gerakan menjulurkan lidah yang terekam dalam video merupakan candaan untuk menghibur anaknya. Moreno menilai tindakan tersebut terjadi dalam konteks komunikasi singkat antara ayah dan anak, meski rekamannya kemudian dipahami secara berbeda oleh publik.

“Saya ingin menjelaskan ke anak saya si Nuha bahwa papi ini lagi dalam pertengahan rapat, nanti setelah selesai papi akan telepon,” tutur Moreno.

Moreno menyampaikan bahwa ia menghormati rapat dengar pendapat dan seluruh proses persidangan yang berlangsung. Karena itu, ia menegaskan tidak memiliki maksud untuk menghina, merendahkan, ataupun menunjukkan sikap tidak hormat terhadap forum tersebut.

Ia bersama Noorani kembali menyampaikan penyesalan kepada pihak-pihak yang menilai video itu menampilkan kesan menyepelekan rapat. Rapat yang dimaksud berlangsung pada 15 September 2026.

“Tidak ada bermaksud hati kami atau hati saya pada saat bekerja melecehkan persidangan rapat yang terhormat,” kata Moreno.

Sorotan Publik dan Pentingnya Sikap dalam Forum Resmi

Peristiwa ini menunjukkan bahwa aktivitas pribadi pejabat di ruang publik dapat dengan cepat menjadi perhatian, terutama ketika berlangsung dalam agenda resmi lembaga negara. Rekaman singkat dapat memunculkan penilaian luas tanpa seluruh konteks kejadian terlihat pada awalnya.

Di sisi lain, penjelasan Moreno dan Noorani menggambarkan persoalan yang mereka hadapi sebagai orang tua ketika anak sedang sakit. Noorani berharap sesama orang tua dapat memahami situasi keluarga yang kadang menuntut keputusan spontan, meski keputusan itu pada akhirnya dinilai kurang tepat.

Permintaan maaf tersebut menjadi penegasan bahwa kepentingan rapat tetap harus dijaga, sementara kebutuhan keluarga perlu ditangani dengan cara yang tidak mengganggu forum resmi. Moreno menyatakan akan menjadikan kejadian itu sebagai evaluasi dalam menjalankan tugasnya.

“Sekali lagi kami memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila dirasa di situ memperlihatkan menyepelekan atau pun memberikan rasa yang tidak hormat kepada rapat,” tutup Moreno.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Anggota DPR Minta Maaf Usai Viral?

Anggota DPR Minta Maaf Usai Viral is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Anggota DPR Minta Maaf Usai Viral matter?

Anggota DPR Minta Maaf Usai Viral matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.