beritaterbaik
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Rosan Ungkap 6.500 Transaksi Ekspor Rp 249,72 Triliun Dipantau DSI

Published Agustus 15, 2026 · Updated Agustus 15, 2026 · By beritaterbaik - beritaterbaik.com

DSI Pantau 6.500 Transaksi Ekspor Senilai Rp 249,72 Triliun

Beritaterbaik.com – Platform Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) kini menjadi instrumen penting dalam pemantauan perdagangan luar negeri. Menteri Investasi dan Kepala BKPM Rosan Roeslani menyampaikan bahwa pemerintah telah melakukan analisis terhadap kurang lebih 6.500 transaksi ekspor melalui sistem tersebut sejak bulan Juni 2026. Total nilai yang tercatat mencapai sekitar US$ 14 miliar atau setara Rp 249,72 triliun dengan menggunakan asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah sebesar 17.840.

Meningkatkan Transparansi dan Akurasi Data

Menurut Rosan, kehadiran DSI memiliki tujuan strategis untuk meningkatkan keterbukaan dalam setiap transaksi sekaligus menekan berbagai praktik yang merugikan. "Objektifnya adalah bagaimana kita bisa menekan, mereduksi dan bahkan menghilangkan transfer pricing, kemudian under invoicing, dan juga pelaporan data yang tidak benar, yang tidak akurat," jelas Rosan dalam Konferensi Pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027 di Kantor Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Jumat (14/8/2026).

Integrasi data menjadi kunci keberhasilan platform ini. Pemerintah berhasil menggabungkan informasi dari berbagai kementerian dan lembaga negara ke dalam satu ekosistem digital. Kementerian Keuangan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perhubungan, Kementerian ESDM, Kementerian Pertanian, serta Bank Indonesia merupakan sebagian dari instansi yang terlibat. Bahkan, kementerian dan lembaga lainnya juga ikut serta dalam proses integrasi tersebut.

Hasil integrasi memungkinkan pemerintah melakukan pemantauan transaksi ekspor secara lebih mendalam. Mulai dari titik keberangkatan barang, jumlah kuantitas, hingga volume keseluruhan dapat dilacak dengan presisi. Data yang terkumpul juga bermanfaat untuk menghitung nilai ekspor serta penerimaan pajak secara akurat.

"Kami sejauh ini sudah menganalisa kurang lebih 6.500 transaksi yang ada sejak bulan Juni. Dari bulan Juni ada 6.500 transaksi yang jumlahnya kurang lebih US$ 14 miliar," ujarnya.

DSI dan Bursa Mineral: Dua Pilar Transparansi

Rosan menegaskan bahwa DSI tidak mengambil alih aktivitas jual beli ekspor. Para eksportir tetap menjalankan transaksi mereka seperti biasa, sementara pemerintah berperan sebagai pengumpul dan penganalisis data transaksi. Pendekatan ini memastikan kelancaran bisnis tanpa mengganggu operasional sehari-hari.

Selain DSI, Rosan juga mendukung pembentukan bursa mineral sebagai upaya meningkatkan transparansi perdagangan komoditas mineral. Menurutnya, bursa mineral diharapkan dapat menciptakan mekanisme pembentukan harga yang terbuka dan dapat dipantau oleh seluruh pihak terkait.

"Dengan adanya bursa mineral ini transparansi dari transaksi akan menjadi lebih baik, sehingga dari segi akuntabilitas, transparansi, governance akan menjadi lebih baik," kata Rosan.

Rosan menilai bahwa DSI dan bursa mineral memiliki fungsi yang saling melengkapi. Keduanya berkontribusi dalam memperkuat transparansi, tata kelola, dan akuntabilitas transaksi komoditas serta ekspor Indonesia secara keseluruhan.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang DSI dan Pemantauan Ekspor

Apa itu DSI dan bagaimana fungsinya? DSI atau Danantara Sumberdaya Indonesia adalah platform digital yang digunakan pemerintah untuk memantau dan menganalisis transaksi ekspor. Platform ini mengintegrasikan data dari berbagai kementerian dan lembaga untuk meningkatkan akurasi dan transparansi.

Berapa banyak transaksi yang telah dipantau? Sejak bulan Juni 2026, pemerintah telah menganalisa kurang lebih 6.500 transaksi ekspor dengan total nilai mencapai US$ 14 miliar atau setara Rp 249,72 triliun.

Apakah DSI mengganggu aktivitas eksportir? Tidak. DSI hanya berperan sebagai pengumpul dan penganalisis data. Para eksportir tetap menjalankan transaksi jual beli mereka seperti biasa tanpa perubahan signifikan pada operasional sehari-hari.

Apa saja kementerian yang terlibat dalam DSI? Kementerian Keuangan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perhubungan, Kementerian ESDM, Kementerian Pertanian, dan Bank Indonesia merupakan instansi utama yang terlibat dalam integrasi data DSI.

Related Reading