beritaterbaik
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Purbaya Buka Suara Soal Tarik Keuntungan Danantara: Uang Pemerintah Masih Banyak

Published Agustus 13, 2026 · Updated Agustus 13, 2026 · By beritaterbaik - beritaterbaik.com

Prabowo Ungkap Lonjakan Pendapatan Danantara, Purbaya Jelaskan Rencana Pemanfaatan Keuntungan

Beritaterbaik.com – Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini menyampaikan bahwa pendapatan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara mengalami peningkatan luar biasa. Dalam sambutannya pada acara peluncuran serta bedah buku karya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, beliau menyebutkan bahwa penghasilan dari Danantara telah melonjak mencapai empat ratus persen dalam satu tahun beroperasi.

"Dalam satu tahun beroperasi Danantara kita, saya dapat laporan bahwa revenue, penghasilan dari Danantara sudah naik 400 persen, kurang lebih," ujar Prabowo pada Jumat (7/8/2026) di acara yang bertajuk Bedah Buku 10 Karya Nyata untuk Negeri Setengah Abad.

Walaupun demikian, Kepala Negara menegaskan bahwa angka pertumbuhan tersebut akan terus melalui proses audit. Beliau menyatakan bahwa meskipun angka sebenarnya mungkin tiga ratus atau dua ratus persen, hal itu tetap menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam satu tahun kerja.

Kas Pemerintah Masih Kuat, Bukan Karena Kekurangan Dana

Merespons rencana pemanfaatan keuntungan Danantara, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kondisi keuangan negara masih sangat kuat. Ketika ditanya apakah rencana ini menandakan tekanan fiskal, beliau menjawab dengan tegas bahwa uang pemerintah masih melimpah.

"Uang saya masih banyak tuh, di bank ada Rp 400 triliun sekarang," kata Purbaya kepada wartawan di Kantor Kementerian Keuangan pada Rabu (12/8/2026).

Purbaya menjelaskan bahwa pengambilan sebagian keuntungan Danantara bukan disebabkan oleh kelangkaan dana. Langkah ini merupakan bagian dari strategi meningkatkan efisiensi pendapatan dan menjaga kesinambungan anggaran negara. Sebagian keuntungan tersebut akan ditempatkan sebagai cadangan pemerintah dengan potensi untuk membantu mengurangi beban utang.

Menurut Menkeu, ide penempatan sebagian keuntungan Danantara untuk cadangan pemerintah berasal dari Presiden. Hal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mengurangi utang negara. Skema ini akan mulai dijalankan secara bertahap pada tahun 2026, meskipun waktu pasti penyalurannya belum ditentukan.

"Tahun ini mulai. Bukan bulan ini. Nanti kita lihat," kata Purbaya mengenai implementasi skema tersebut.

Acara Peluncuran Buku Bahlil Lahadalia

Acara peluncuran dan bedah buku tersebut ditandai dengan penandatanganan halaman pertama giant book, yaitu replika buku berukuran besar karya Bahlil. Setelah proses penandatanganan, Presiden Prabowo berfoto bersama Bahlil, keluarga beliau, serta perwakilan pejabat negara.

Hadir dalam acara tersebut sejumlah menteri dari Kabinet Merah Putih, antara lain Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M. Qodari, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan.

Selain jajaran menteri, acara ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, dan Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat. Pemerintah berkomitmen untuk terus memanfaatkan berbagai sumber pendapatan, termasuk keuntungan dari Danantara, demi pengelolaan anggaran yang lebih berkelanjutan.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Purbaya Buka Suara Soal Tarik Keuntungan?

Purbaya Buka Suara Soal Tarik Keuntungan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Purbaya Buka Suara Soal Tarik Keuntungan matter?

Purbaya Buka Suara Soal Tarik Keuntungan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.