beritaterbaik
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Kunci Tarik Family Office, Menteri Investasi Tegaskan PFII Harus Independen

Published Agustus 15, 2026 · Updated Agustus 15, 2026 · By beritaterbaik - beritaterbaik.com

Kunci Tarik Family Office Menteri Investasi: PFII Harus Berjalan Independen

Beritaterbaik.com – Kunci Tarik Family Office Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, kembali ditegaskan dalam konferensi pers terbaru. Menteri Investasi menegaskan bahwa pengelolaan dana melalui Pusat Keuangan dan Investasi Indonesia (PFII) harus berjalan secara independen. Independensi tersebut mencakup seluruh aspek, mulai dari manajemen pengelolaan, proses peradilan, hingga sistem pengawasan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). "Pada intinya, dari PFII itu semuanya harus independen," tegas Rosan Roeslani.

Menurut penjelasan Menteri Investasi, independensi PFII tidak hanya terbatas pada satu aspek saja. "Jadi, baik dari segi pengelolaannya sudah pasti independen, kemudian dari pengadilannya juga—walaupun tetap bekerja sama dengan Mahkamah Agung (MA)—tahap-tahapnya juga harus independen. Kemudian OJK-nya juga OJK yang independen," kata Rosan dalam Konferensi Pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027 di Kantor Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Potensi Dana Global dari Family Office Asia dan Timur Tengah

Saat ditanya mengenai potensi dana yang dapat ditarik melalui dana global (global fund), Rosan menjelaskan bahwa pemerintah saat ini masih berada pada tahap penjajakan awal dengan para calon investor. Ia mengungkapkan, pembicaraan sejauh ini baru dilakukan dengan investor dan kantor pengelola kekayaan keluarga (family office) dari kawasan Asia, sementara potensi investor dari Eropa dan Timur Tengah masih dalam tahap persiapan.

"Kemarin yang kita temui itu baru investor atau family office dari Asia dulu, belum yang dari Eropa maupun Timur Tengah," ujarnya.

Meski demikian, Rosan menilai kawasan Timur Tengah, khususnya Dubai, menyimpan potensi yang sangat besar sebagai sumber dana investasi. Menurut Menteri Investasi, sejauh ini telah ada sejumlah pihak asal Dubai yang menunjukkan ketertarikan untuk menanamkan modal di Indonesia. "Memang potensi yang besar itu banyak dari Dubai, mereka ada kemungkinan juga masuk ke kita," kata Rosan.

Rosan juga membenarkan bahwa potensi dana sekitar Rp 500 triliun yang sebelumnya sempat disampaikan oleh Kementerian Keuangan, salah satu sumber utamanya berasal dari skema family office. "Iya, memang rencananya paling banyak berasal dari family office," tambah Rosan. Angka ini menjadi salah satu kunci tarik family office menteri investasi dalam menarik minat investor global.

Referensi Regulasi dari Dubai International Financial Centre

Guna memantapkan kerangka kerja PFII, pemerintah juga aktif menyerap masukan dari pusat keuangan dunia, seperti Dubai International Financial Centre (DIFC). Rosan menilai sistem dan regulasi yang diterapkan di Dubai dapat menjadi salah satu referensi terbaik bagi Indonesia. "Kalau kita lihat, kita juga banyak mendapat masukan dari DIFC (Dubai International Financial Centre), karena framework-nya memang sangat bagus," pungkasnya.

Dengan pendekatan yang komprehensif ini, Indonesia berharap dapat membangun ekosistem investasi yang menarik bagi family office global. Independensi PFII menjadi fondasi utama untuk memastikan kepercayaan investor internasional terhadap sistem keuangan Indonesia.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang PFII dan Family Office

Apa itu PFII? PFII adalah Pusat Keuangan dan Investasi Indonesia, sebuah inisiatif pemerintah untuk menarik investasi global melalui skema yang independen.

Berapa potensi dana yang bisa ditarik dari family office? Potensi dana sekitar Rp 500 triliun, dengan sebagian besar berasal dari skema family office global.

Mengapa Dubai menjadi fokus utama? Dubai memiliki DIFC yang menjadi referensi regulasi dan memiliki banyak family office dengan dana besar.

Apakah PFII akan bekerja sama dengan OJK? Ya, OJK akan berperan sebagai pengawas independen dalam sistem PFII.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Related Reading