beritaterbaik
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Dirut BSI Ajak 10 Ribu Mahasiswa UNPAD Kuasai Masa Depan Finansial Sejak Muda

Published Agustus 13, 2026 · Updated Agustus 13, 2026 · By beritaterbaik - beritaterbaik.com

Dirut BSI Ajak 10 Ribu Mahasiswa UNPAD Kuasai Masa Depan Finansial Sejak Muda

Beritaterbaik.com – Bandung – Dirut BSI Ajak 10 Ribu mahasiswa Universitas Padjadjaran untuk lebih memahami pentingnya perencanaan keuangan sejak dini. Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk, Anggoro Eko Cahyo, menyampaikan pesan inspiratif kepada para mahasiswa baru dalam acara yang diselenggarakan di kampus UNPAD. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan bahwa masa muda adalah waktu strategis untuk membangun fondasi keuangan yang kuat melalui kebiasaan-kebiasaan positif.

Acara bertajuk "Own Your Future: Small Choices Today, Bigger Possibilities Tomorrow" ini berhasil menarik perhatian sekitar 10.000 mahasiswa baru UNPAD. Kehadiran BSI dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen perusahaan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia. Melalui program ini, BSI ingin memastikan bahwa generasi muda memiliki pemahaman yang baik tentang pengelolaan keuangan sesuai prinsip syariah.

Pentingnya Manajemen Waktu untuk Masa Depan

Anggoro Eko Cahyo mengingatkan bahwa setiap orang mendapatkan jatah waktu yang sama setiap harinya, yaitu 24 jam. Namun, kualitas masa depan seseorang sangat bergantung pada bagaimana ia memanfaatkan waktu tersebut. Ia mengajak para mahasiswa untuk tidak hanya menjadi konsumen masa depan, melainkan pemilik yang aktif dalam merancang kehidupan mereka sendiri.

"Setiap manusia memiliki waktu yang sama. Yang membedakan adalah bagaimana kita menggunakan waktu tersebut untuk membangun masa depan. Jangan hanya menjadi pengguna masa depan, jadilah pemilik masa depan. Your Future Starts Now," ujar Anggoro di hadapan ribuan mahasiswa.

Perubahan Pola Pikir terhadap Uang dan Aset

Menurut Anggoro, generasi muda perlu mengubah perspektif mereka terhadap uang. Fokusnya bukan hanya pada cara mendapatkan dan menghabiskan uang, tetapi juga bagaimana mengalokasikan sebagian penghasilan menjadi aset yang mampu mempertahankan nilai kekayaan dalam jangka panjang. Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten sejak muda dapat memberikan dampak signifikan di masa depan.

Salah satu instrumen yang disarankan adalah emas. Anggoro memberikan contoh perbandingan nilai emas terhadap harga mobil. Dulu, mobil seharga Rp125 juta setara dengan sekitar 230 gram emas. Pada tahun 2025, mobil dengan harga Rp200 juta hanya setara dengan 75 gram emas. Hal ini menunjukkan bahwa emas dapat menjadi alat untuk menjaga nilai kekayaan.

"Anak muda jangan hanya berpikir punya uang, tetapi mulai berpikir punya aset. Jangan menunggu kaya untuk mulai berinvestasi. Justru mulai dari sekarang, dari jumlah yang kecil, tetapi konsisten," tegas Anggoro.

Layanan Bank Emas dan BYOND by BSI

Untuk memudahkan akses generasi muda terhadap emas, BSI meluncurkan layanan Bank Emas (Bullion Bank). Melalui platform BYOND by BSI, nasabah dapat membeli emas fisik secara digital mulai dari Rp50.000. Layanan ini juga memungkinkan jual beli emas dan transfer gramasi secara real-time 24/7 dengan harga yang kompetitif. Nasabah memiliki opsi untuk mencetak kepemilikan emas fisik mulai dari 2 gram.

Anggoro menjelaskan bahwa emas bukan sekadar instrumen investasi, melainkan bagian dari perencanaan keuangan untuk berbagai tujuan hidup. Mulai dari dana pendidikan, dana darurat, hingga persiapan ibadah haji, emas dapat menjadi solusi yang fleksibel. Dengan demikian, generasi muda dapat mempersiapkan masa depan mereka dengan lebih baik.

Menurutnya, literasi keuangan harus ditanamkan sejak mahasiswa agar generasi muda tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu mengelola hasil kerja dan membangun kekayaan secara sehat sesuai prinsip syariah.

"Small Choices Today, Bigger Possibilities Tomorrow. Mulai dari mengatur waktu, mengatur pengeluaran, menyisihkan uang, lalu mengubahnya menjadi aset. Masa depan tidak dibangun nanti ketika kita sudah sukses. Masa depan dibangun dari keputusan-keputusan kecil yang kita ambil hari ini," tutup Anggoro.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Perencanaan Keuangan Muda

1. Kapan waktu terbaik untuk mulai berinvestasi? Waktu terbaik untuk mulai berinvestasi adalah sekarang juga. Semakin dini Anda memulai, semakin besar potensi pertumbuhan aset Anda dalam jangka panjang.

2. Berapa minimal investasi emas di BYOND by BSI? Investasi emas di BYOND by BSI dapat dimulai dari Rp50.000, sehingga sangat terjangkau bagi mahasiswa dan generasi muda.

3. Apa manfaat emas sebagai instrumen investasi? Emas memiliki nilai yang stabil dan dapat melindungi kekayaan dari inflasi. Selain itu, emas juga mudah dicairkan ketika dibutuhkan.

4. Bagaimana cara membangun kebiasaan menabung sejak muda? Mulailah dengan menyisihkan sebagian penghasilan atau uang saku secara rutin. Konsistensi adalah kunci utama dalam membangun kebiasaan menabung.

5. Apakah emas cocok untuk tujuan keuangan jangka pendek? Ya, emas dapat digunakan untuk berbagai tujuan keuangan, termasuk dana darurat dan persiapan ibadah haji, sehingga fleksibel untuk kebutuhan jangka pendek maupun panjang.

Related Reading