beritaterbaik
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Buruh Tani Bisa Dapat Bantuan Traktor, Mentan Janji Ubah Aturan

Published Agustus 13, 2026 · Updated Agustus 13, 2026 · By beritaterbaik - beritaterbaik.com

Mentan Siapkan Aturan Baru: Buruh Tani Bisa Dapat Bantuan Traktor

Beritaterbaik.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumumkan rencana perubahan regulasi yang akan memberikan akses lebih luas bagi buruh tani untuk menerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan). Kebijakan strategis ini dirancang untuk menghapus hambatan administratif yang selama ini membatasi para pekerja tani dalam mendapatkan dukungan alat produksi di lapangan. Dengan perubahan ini, buruh tani bisa dapat bantuan traktor, combine harvester, dan berbagai alat tanam lainnya yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian nasional.

Amran menjelaskan bahwa selama ini masih banyak buruh tani yang bekerja di seluruh Indonesia belum tersentuh oleh program bantuan pemerintah. Regulasi yang berlaku sering kali membuat sebagian besar pekerja tani tidak memenuhi persyaratan administratif, sehingga mereka tidak bisa mengakses alsintan yang seharusnya menjadi hak mereka. "Banyak saudara-saudara kita buruh tani di seluruh Indonesia tidak tersentuh karena kebijakan, karena regulasi yang ada," ujar Amran dengan tegas.

"Insyaallah kami kembali ke Jakarta, kami ubah regulasi. Buruh tani boleh dapat traktor, boleh dapat combine, alat tanam, dan seterusnya," tegas Amran dalam pernyataannya.

Perubahan aturan ini dinilai sangat krusial agar bantuan pemerintah benar-benar menjangkau pihak yang membutuhkan alat untuk menggarap lahan. Bukan hanya mereka yang memenuhi persyaratan administratif yang rumit, tetapi juga buruh tani yang bekerja langsung di lapangan. Pemerintah harus hadir dengan kebijakan yang lebih sederhana dan berpihak pada petani serta buruh tani yang menjadi tulang punggung sektor pertanian Indonesia.

Peran Penyuluh Pertanian Lapangan Diperkuat

Selain membuka akses bantuan bagi buruh tani, Amran juga mengusulkan penyederhanaan proses pengusulan bantuan alsintan. Ia meminta agar Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) diberi peran lebih besar dalam proses penyaluran bantuan. PPL dinilai paling memahami kondisi, kebutuhan, dan persoalan petani di wilayah kerjanya sehingga proses penyaluran bantuan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.

"Tanda tangannya enggak usah ribet, cukup PPL. Kami terima tanda tangan PPL, kami terima di Jakarta, kami kirim alatnya. Mereka membutuhkan saat ini," kata Amran.

Menurut dia, penyederhanaan tersebut merupakan bagian dari semangat pemerintah untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat dan memangkas rantai birokrasi yang panjang. "Kalau kepentingan rakyat, Presiden perintahkan: layani, titik. Enggak usah basa-basi," ujarnya menambahkan.

Kunjungan ke Lahan Kering di Gresik

Untuk diketahui, Mentan Amran meninjau lahan pertanian terdampak kekeringan di Desa Munggugianti, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026). Dalam kunjungannya ke Gresik, Amran juga meninjau langsung kondisi sawah dan sumber air setelah menerima laporan mengenai lahan pertanian terdampak kekeringan lebih dari 200 hektare. Kunjungan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk hadir langsung di lapangan dan memberikan solusi cepat bagi petani.

"Kami langsung cek lapangan karena terdengar ada kekeringan 200 hektare lebih. Sekecil apa pun persoalannya, kalau kita bisa memberikan solusi di lapangan, harus kita selesaikan. Tidak ada basa-basi, tidak ada birokrasi panjang. Langsung kita berikan pompa," tegasnya.

Pemerintah mengambil langkah cepat dengan memberikan bantuan pompa air untuk membantu petani mengatasi kekurangan pasokan air. Selain penanganan darurat, Kementerian Pertanian juga menyiapkan solusi jangka panjang melalui pembangunan kolam retensi guna mengurangi risiko kekeringan berulang di wilayah tersebut. Amran menyatakan siap berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun Kementerian ATR/BPN apabila terdapat persoalan lahan yang perlu diselesaikan dalam pembangunan infrastruktur pendukung tersebut.

FAQ: Bantuan Alsintan untuk Buruh Tani

Apa saja jenis alsintan yang bisa diterima buruh tani? Buruh tani bisa mendapatkan bantuan traktor, combine harvester, alat tanam, dan pompa air sesuai kebutuhan di lapangan.

Bagaimana proses pengajuan bantuan bagi buruh tani? Proses pengajuan akan disederhanakan dengan peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang akan memberikan tanda tangan sebagai verifikasi kebutuhan.

Kapan regulasi baru akan diterapkan? Regulasi baru akan segera diubah setelah Mentan kembali ke Jakarta dan koordinasi dengan pihak terkait selesai dilakukan.

Apakah bantuan alsintan juga tersedia untuk petani kecil? Ya, perubahan regulasi ini juga membuka akses bagi petani kecil dan buruh tani yang sebelumnya terkendala persyaratan administratif.

Related Reading